ASI Perah

Dr. Najib Advani SpAK MMed Paed,
Dokter Spesialis Anak Konsultan-Ahli Jantung Anak (Bagian Kesehatan Anak FKUI RSCM) dan Staf Pengajar FKUI-RSCM

Dokter Najib yang baik, saya mempunyai anak yang baru berusia 1 1/2 bulan. Saya ingin sekali memberikan ASI terus kepada anak saya. Namun karena saya bekerja, terpaksa saya memompa ASI dengan breast pump. ASI tersebut saya simpan di botol dan akan diberikan saat saya bekerja. Namun masalahnya, saya tidak tahu aturan pakainya karena petunjuknya memakai bahasa Jepang. Yang ingin saya tanyakan, apakah untuk sterilnya alat tersebut perlu direbus atau cukup direndam dengan air hangat saja? Setelah ASI dimasukkan ke dalam botol berapa lama ASI tersebut dapat bertahan (tanpa dimasukkan kulkas)? Apa yang harus saya perhatikan supaya ASI lebih tahan lama, adakah cara-cara tertentu? Terima kasih atas jawaban yang diberikan.

Naira Ivan Dita -­ via email

Pompa ASI (breast pump) ada 2 macam, yang manual dan yang menggunakan mesin. Saya tidak tahu mana yang Ibu gunakan. Untuk sterilisasi sangat tergantung pada bahan yang digunakan. Bahan kaca atau polikarbonat umumnya tahan terhadap suhu tinggi, tetapi bahan karet atau plastik biasa tentu tak akan tahan pada pemanasan tinggi. Sebaiknya cara sterilisasi mengacu pada spesifikasi dari alat tersebut, jika tidak tahu dapat Ibu tanyakan pada penjualnya.

ASI yang disimpan dalam wadah sebaiknya tak disimpan pada suhu kamar dan secepatnya diletakkan dalam lemari es. Pada suhu ruangan sebaiknya ASI tidak dibiarkan lebih dari 4 jam. Jika disimpan dalam wadah kaca, sebagian sel darah putih yang bermanfaat untuk kekebalan akan menempel di dinding botol kaca tersebut, tetapi akan lepas lagi dalam satu hari. Jadi jika ingin menyimpan ASI untuk jangka pendek, jangan gunakan botol kaca, tetapi untuk lebih dari 1 hari tidak jadi masalah. Daya tahan ASI paling lama jika disimpan dalam freezer pada suhu -180C bisa selama 3-6 bulan. Daya tahan juga dipengaruhi oleh kebersihan puting, pompa dan wadah penampung selain suhu penyimpanan.

sumber: Tabloid Nakita

Artikel lain:

  1. ASI Perah, Solusi Buat Ibu Bekerja
  2. Bekerja tapi Harus Menyusui? Enggak Masalah..
  3. Kualitas ASI
  4. Cuti Melahirkan dan Memberi ASI Eksklusif
  5. ASI Eksklusif demi Sang Anak

Written by ILoveASI on April 15, 2007 under ASI Perah.

Comments

No Comments

Add a Comment

* means field is required.

Name *

Mail *

Website