<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menyusui.net &#187; Manfaat ASI</title>
	<atom:link href="http://menyusui.net/category/manfaat-asi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menyusui.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 20:26:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Oligosakarida, untuk Kekebalan Tubuh Balita</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/oligosakarida-untuk-kekebalan-tubuh-balita/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/oligosakarida-untuk-kekebalan-tubuh-balita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 17:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat asi untuk bayi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orangtua pastilah ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, salah satunya perlindungan terhadap berbagai penyakit. Kesadaran tentang makanan yang dikonsumsi dengan kesehatan anak mendorong dilakukannya penelitian tentang kandungan yang penting untuk proses tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah penemuan Oligosakarida, sejenis prebiotik yang memperkuat sistem kekebalan tubuh alami bayi yang baru lahir, khususnya pada [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/apa-dan-bagaimana-kolostrum-berguna-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?'>Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/asi-eksklusif-turunkan-diare-pada-bayi/' rel='bookmark' title='ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi'>ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01">Setiap orangtua pastilah ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, salah satunya perlindungan terhadap berbagai penyakit. Kesadaran tentang makanan yang dikonsumsi dengan kesehatan anak mendorong dilakukannya penelitian tentang kandungan yang penting untuk proses tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah penemuan Oligosakarida, sejenis prebiotik yang memperkuat sistem kekebalan tubuh alami bayi yang baru lahir, khususnya pada saluran cerna.</p>
<p>Sebenarnya secara alami oligosakarida bisa ditemukan dalam ASI (air susu ibu). Zat ini terus diproduksi pada ASI sehingga bayi akan memperoleh kekebalan tubuh alami selama disusui oleh ibunya.</p>
<p>Menurut ahli gastroenterologi anak, dr.Badriul Hegar, Sp.A(K), dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, anak yang mendapat ASI memperlihatkan kadar IgA (antibodi yang dikeluarkan saluran cerna) sekresi saluran cerna yang lebih tinggi dibanding dengan anak yang tidak menyusui. &#8220;Seperti kita ketahui, IgA sekresi merupakan petanda pertahanan mukosa saluran cerna. Dengan adanya mukosa ini tubuh akan terlindungi dari infeksi saluran cerna. Kandungan oligosakarida akan membuat feses bayi lebih lembut dan terhindar dari konstipasi(sembelit),&#8221; katanya.</p>
<p>Ditambahkan oleh Badriul, prebiotik oligosakarida akan membuat komposisi mikroflora (bakteri) di dalam saluran cerna didominasi oleh ’bakteri baik’, misalnya bifidobacteria yakni mikroba yang secara eksklusif dominan menghuni saluran usus bayi yang telah diberi ASI, tetapi tidak pada bayi yang diberi susu botol. Akibatnya bayi-bayi yang mendapat ASI lebih kuat terhadap serangan penyakit infeksi dibanding dengan bayi yang mendapat makanan dari susu formula.</p>
<p>&#8220;Selama puluhan tahun melakukan riset terhadap komposisi ASI, diketahui ada fungsi oligosakarida dalam ASI yang penting untuk memberi kekebalan tubuh bayi. Karenanya kami terus berusaha untuk membuat komposisi semirip mungkin dengan ASI&#8221; kata Dr.Jacques G.Bindels, Direktur R&amp;D Infant Nutrition, Asia Pacific, saat peluncuran produk Nutrilon Royal dengan Immunofortis, Kamis (22/3).</p>
<p>Pada bayi, sumber kekebalan tubuh alami yang tidak terkalahkan adalah ASI. Selain oligosakarida, pada ASI masih ada kandungan berbagai asam amino yang unik, enzim, protein, mikronutrien, DHA, limposit, makropag, lisosim, netropil, musin, laktoferin, dan hormon, yang tidak hanya membantu awal tumbuh kembang bayi tetapi juga melindunginya dari berbagai penyakit.</p>
<p><strong>Penulis</strong>: An<br />
<strong>sumber:</strong> Kompas Cyber Media, 23 Maret 2007</p>
<p></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/apa-dan-bagaimana-kolostrum-berguna-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?'>Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/asi-eksklusif-turunkan-diare-pada-bayi/' rel='bookmark' title='ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi'>ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/oligosakarida-untuk-kekebalan-tubuh-balita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semua Ibu Pasti Bisa Menyusui</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/semua-ibu-pasti-bisa-menyusui-2/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/semua-ibu-pasti-bisa-menyusui-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 04:34:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Problem Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>
		<category><![CDATA[puting datar]]></category>
		<category><![CDATA[sukses asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Hambatan muncul karena masih banyak fakta lain seputar ASI yang belum dipahami atau justru malah dilupakan. Berikut penjabaran Ketua Sentra Laktasi Indonesia, dr. Utami Roesli, SpA, MBA. * Semua ibu bisa menyusui Penelitian seorang dokter dari Swedia membuktikan bahwa begitu lahir, bayi yang ditaruh di perut ibunya dalam 50 menit akan bergerak ke arah payudara [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/tips-sukses-menyusui/' rel='bookmark' title='Tips Sukses Menyusui'>Tips Sukses Menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/problem-menyusui/aneka-masalah-payudara/' rel='bookmark' title='Aneka Masalah Payudara'>Aneka Masalah Payudara</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/problem-menyusui/bila-payudara-bengkak-saat-menyusui/' rel='bookmark' title='Bila Payudara Bengkak Saat Menyusui'>Bila Payudara Bengkak Saat Menyusui</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><em><strong>H</strong></em><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><em><span style="color: #cc0066;">ambatan muncul karena masih banyak fakta lain seputar ASI yang belum dipahami atau justru malah dilupakan. Berikut penjabaran Ketua Sentra Laktasi Indonesia, <strong>dr. Utami Roesli, SpA, MBA</strong>.</span></em></span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"> <span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* Semua ibu bisa menyusui</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Penelitian seorang dokter dari Swedia membuktikan bahwa begitu lahir, bayi yang ditaruh di perut ibunya dalam 50 menit akan bergerak ke arah payudara lalu mengisap puting susu dengan benar. Sebaliknya, dari kelompok bayi yang segera dimandikan setelah dilahirkan, baru kemudian dikembalikan kepada ibunya ternyata 50 %-nya tidak bisa mengisap dengan benar walaupun sudah didekatkan ke payudara. Lebih menyedihkan lagi, kelompok bayi yang dimandikan dulu dan ibunya menjalani <em>medicated labour</em> (proses melahirkan yang disertai obat-obatan) tak satu pun dapat menyusu dengan benar. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Jadi tanpa disadari dunia medis pun sebenarnya sudah melakukan intervensi sejak dini terhadap hubungan bayi dengan ASI. Buktinya, hampir semua rumah sakit dan klinik tempat bersalin akan memandikan bayi begitu dilahirkan, sebelum diberikan kepada ibunya. Jamak saja bila ibu yang baru pertama kali hendak menyusui akan bingung menghadapi bayinya yang juga bingung. Jika pengetahuan ibu tentang ASI tidak mendalam, maka ia akan cepat sekali menyerah, bahkan berkesimpulan tidak dapat memberi ASI. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* ASI terhambat oleh stres</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Nah, kalaupun ASI sampai tidak keluar umumnya hambatan yang terjadi berkaitan dengan faktor emosional ibu. Perlu diketahui, untuk bisa mengalirkan ASI, ibu membutuhkan refleks yang disebut <em>let down reflex</em>. Refleks ini sangat dipengaruhi kondisi emosi ibu. Walaupun produksi susunya bagus, tapi kalau refleks itu tak bisa dilepaskan, maka susu tidak akan dialirkan dari pabrik susu <em>(Alveoli)</em> ke gudang susu <em>(Sinus Lacteferous)</em>. Agar kondisi emosi ini baik, ibu yang hendak menyusui harus tenang dan selalu berpikir positif. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* ASI Umumnya tidak akan kurang</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">ASI tidak mungkin kurang karena produksi ASI sebenarnya disesuaikan dengan permintaan bayi <em>(demand and supply)</em>. Rangsangan produksi ASI adalah pengosongan gudang susu. Di bawah areola ibu terdapat 2 buah jaringan, yang satu &#8220;pabrik&#8221; susu dan yang kedua sebut saja sebagai &#8220;gudang&#8221; susu. &#8220;Pabrik&#8221; akan terangsang untuk memproduksi susu kalau susu di &#8220;gudang&#8221; sudah habis.&#8221; Misalnya, bayi menghabiskan 50 cc susu di &#8220;gudang&#8221;, maka &#8220;pabrik&#8221; akan memproduksi lagi 50 cc. Begitu seterusnya. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Kalau sampai bayi kekurangan ASI biang keladinya tak lain cara menyusu yang salah. Jadi, jika bayi harusnya memperoleh ASI sebanyak 100 cc, tapi karena cara menyusunya salah, maka yang didapat cuma 50 cc. Akibatnya &#8220;pabrik&#8221; pun cuma memasok 50 cc. Faktor lain yang membuat bayi kekurangan ASI adalah intervensi ibu dengan memberinya susu formula. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* Puting susu yang datar tetap bisa menyusui</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Seringkali, puting susu yang datar<em>/mendelep</em> dianggap menghambat proses menyusui. Pendapat ini timbul karena banyak ibu menyamakan puting susunya dengan dot, lalu digunakanlah pemanjang puting. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Namun, menurut Utami, pemanjang puting tidak akan banyak berguna. Dalam proses menyusui, sebenarnya yang menjadi dot bukan hanya puting susu, tapi keseluruhan areola (bagian kecokelatan pada payudara). Puting susu sendiri hanya 1/3-nya. Jadi kalaupun puting susunya datar atau <em>mendelep</em> ia masih bisa menyusui karena masih ada 2/3 bagian lainnya. Lagi pula, setelah diisap bayi, puting susu yang datar biasanya akan menonjol keluar. Memang, ada puting yang benar-benar masuk dan terikat jaringan di dalamnya sehingga lubang susunya terbalik. Puting susu seperti ini jelas sulit diisap. Namun persentasenya hanya sekitar 1-2%. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* Payudara merupakan sumber makanan yang tidak henti-hentinya.</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Jika payudara &#8220;dikelola&#8221; dengan benar, maka produksinya tidak akan berhenti. Cara pengelolaannya tak terlalu sulit, yaitu dengan selalu mengeluarkan ASI walau tidak diisap bayi. Jadi, bila karena suatu hal bayi tidak dapat menyusu, misalnya lahir prematur, sakit atau ibu bekerja, ASI harus dikeluarkan dengan cara dipompa atau diperah. Proses ini tidak akan membuat ASI habis, kecuali bila cara memompanya salah. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Salah pompa sama kasusnya dengan posisi menyusui yang salah. Akibatnya ASI sama-sama tidak keluar atau hanya keluar sedikit. Jangan lupa, produksi ASI berlangsung dengan mekanisme <em>demand and supply</em> atau ada permintaan maka ada pasokan. Kalau ASI hanya dikeluarkan 10 cc karena cara pompa yang salah, maka <em>supply</em>-nya pun tak beranjak dari jumlah itu. Inilah yang membuat banyak ibu menyangka ASI-nya habis akibat dipompa. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* Tak perlu selalu memberi 2 sisi payudara setiap menyusui</span></span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Memang tak ada salahnya untuk menawarkan sisi payudara yang belum diisap kepada bayi, dengan catatan jika ia menolak tak perlu dipaksa. Prinsipnya, biarkan bayi yang menentukan berapa lama ia menyusu. Kekhawatiran bahwa menyusu yang cuma sebentar tidak akan memenuhi kebutuhannya ternyata tidak beralasan. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Dalam menyusui, pada isapan pertama bayi akan mendapat <em>foremilk</em>. Pada isapan kedua, ia akan mendapatkan susu yang disebut <em>hindmilk</em>. Komposisi keduanya sangat berbeda. <em>Foremilk</em> lebih banyak mengandung air dan protein, sedangkan <em>hindmilk</em> banyak mengandung lemak dan karbohidrat yang berarti lebih kental. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Memang, pada isapan pertama, bayi lebih banyak mendapat susu yang banyak mengandung air. Namun, kalau ia hanya sebentar saja menyusu, tak perlu kita khawatir bahwa kebutuhannya tak terpenuhi. Bisa saja, kan, bayi hanya haus dan tidak lapar? Bukankah yang tahu lapar atau haus hanya ia sendiri? Jadi biarkan bayi yang memutuskan berapa lama ia menyusu. Jika haus ia akan menyedot sebentar, tapi kalau memang lapar ia akan menyusu sampai mendapatkan <em>hindmilk</em>. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* Pompa bisa bikin ASI terkontaminasi</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Pompa berbentuk <em>squeeze and bulb</em> yang terbuat dari karet dan berbentuk bola tidak disarankan untuk digunakan karena mempunyai beberapa kekurangan: (1) Kurang steril karena <em>bulb</em>-nya sulit dibersihkan. Dengan demikian, ASI yang dipompa pun akan lebih mudah tercemar. (2) <em>Bulb</em> yang terbuat dari karet akan menyulitkan pengukuran tekanan negatif yang diperlukan. (3) Bentuknya yang kaku dapat membuat payudara lecet. Malahan, cara menekan payudara yang tidak benar bisa merusak jaringannya, sehingga ASI tidak banyak keluar. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Pompa piston (dengan tuas piston yang dapat ditarik dan berbentuk seperti suntikan) ataupun pompa elektrik lebih disarankan. Namun, yang paling baik, karena murah dan higienis, adalah memerah dengan jari. Cara ini lebih praktis karena ibu tidak perlu membawa pompa ASI kemana-mana. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* ASI perah bisa tahan sampai 3 bulan</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">ASI yang sudah diperah tidak mudah basi. Di udara terbuka saja ASI perah bisa tahan 6-8 jam. Bahkan bisa bertahan sampai 3 bulan jika disimpan dalam <em>freezer</em>. Namun, cara penyimpanan di <em>freezer</em> tidak terlalu disarankan karena ASI akan mengalami perubahan jumlah imunoglobulin. Suhu yang dingin akan merusak molekul protein yang berfungsi sebagai pembangun daya tahan tubuh itu. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Lebih baik, masukkan ASI ke dalam termos atau lemari pendingin biasa karena terbukti ASI perah tidak mengalami perubahan komposisi gizi sama sekali. Hanya mungkin warna dan bentuknya saja yang berubah. ASI dalam termos yang diberi es batu kira-kira tahan 1&#215;24 jam, sedangkan di lemari es bisa tahan 2&#215;24 jam. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><span style="color: #ff33cc;">* ASI yang sudah &#8220;habis&#8221; bisa dirangsang kembali</span> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Teknik ini disebut relaktasi. Seorang ibu yang sudah berhenti menyusui, secara teoritis bisa memberikan ASI eksklusif lagi apabila payudaranya dirangsang kembali. Caranya adalah dengan mengonsumsi obat-obatan yang mengandung oksitosin untuk merangsang produksi ASI plus penggunaan alat bantu. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Alat bantu ini bisa berupa <em>lactation aid</em> yang terdiri atas botol plastik yang diisi ASI donor atau susu formula. Botol plastik tersebut akan ditaruh dengan mulut terbalik. Dari ujung tutup botol dialiri 2 buah selang kecil yang ditempelkan di kedua puting susu. Sehingga ketika bayi mengisap payudara, ia akan mendapat asupan susu dari botol. Isapan yang diterima payudara sambil si bayi menyusu dari slang akan merangsang produksi ASI.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Faras Handayani.<br />
<strong>sumber: </strong>Tabloid Nakita</span></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/tips-sukses-menyusui/' rel='bookmark' title='Tips Sukses Menyusui'>Tips Sukses Menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/problem-menyusui/aneka-masalah-payudara/' rel='bookmark' title='Aneka Masalah Payudara'>Aneka Masalah Payudara</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/problem-menyusui/bila-payudara-bengkak-saat-menyusui/' rel='bookmark' title='Bila Payudara Bengkak Saat Menyusui'>Bila Payudara Bengkak Saat Menyusui</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/semua-ibu-pasti-bisa-menyusui-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASI, Terbaik untuk Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 01:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[gizi bayi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Angka kematian bayi yang cukup tinggi di dunia sebenarnya dapat dihindari dengan pemberian air susu ibu. Meski penyebab langsung kematian bayi umumnya penyakit infeksi, seperti infeksi saluran pernapasan akut, diare, dan campak, tetapi penyebab yang mendasari pada 54 persen kematian bayi adalah gizi kurang.Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan ada 170 juta anak mengalami gizi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/berikan-hanya-asi-untuk-bayi-anda/' rel='bookmark' title='Berikan Hanya ASI untuk BAYI Anda'>Berikan Hanya ASI untuk BAYI Anda</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/apa-dan-bagaimana-kolostrum-berguna-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?'>Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/program-asi-eksklusif-hingga-bayi-enam-bulan/' rel='bookmark' title='Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan'>Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01">Angka kematian bayi yang cukup tinggi di dunia sebenarnya dapat dihindari dengan pemberian air susu ibu. Meski penyebab langsung kematian bayi umumnya penyakit infeksi, seperti infeksi saluran pernapasan akut, diare, dan campak, tetapi penyebab yang mendasari pada 54 persen kematian bayi adalah gizi kurang.Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan ada 170 juta anak mengalami gizi kurang di seluruh dunia. Sebanyak 3 juta anak di antaranya meninggal tiap tahun akibat kurang gizi.</p>
<p>Di Indonesia, angka kematian bayi saat ini 35 per 1.000 kelahiran hidup. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat tak kurang dari 10 bayi dan 20 anak balita meninggal dunia setiap jam di Indonesia.</p>
<p>Karena itu, WHO merekomendasikan, semua bayi perlu mendapat kolostrum (ASI hari pertama dan kedua) untuk melawan infeksi dan mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan untuk menjamin kecukupan gizi bayi.</p>
<p>Penyebab kurang gizi, menurut Direktur Bina Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan (Depkes) Ina Hernawati, adalah pola pemberian makan yang salah pada bayi, yaitu pemberian makanan pendamping ASI terlalu cepat (kurang dari usia 6 bulan) atau terlalu lambat (lebih dari usia 6 bulan).</p>
<p>&#8220;Pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu cepat berisiko mengganggu kualitas, kuantitas, maupun keamanan makanan bayi,&#8221; ujar Ina.</p>
<p>Ketua Kelompok Kerja ASI IDAI Prof Rulina Suradi menegaskan, ASI satu-satunya makanan utama bayi sesuai dengan spesiesnya. Ia mencontohkan, 50 persen susu ikan paus terdiri dari lemak untuk menjamin kebutuhan energi karena tinggal di air dingin. Susu kelinci mengandung protein sangat tinggi karena bayi kelinci hanya menyusu sekali sehari. Hal itu berbeda dengan bayi manusia yang menyusu setiap saat sehingga proteinnya hanya 19 persen.</p>
<p><strong>Manfaat ASI </strong></p>
<p>Selain zat gizi dalam jumlah seimbang dan antibodi, air susu ibu (ASI) mengandung enzim pencernaan, seperti lipase, amilase, protease, dan laktase, untuk membantu pencernaan. Karena sistem pencernaan bayi baru sempurna pada bulan kelima dan keenam, dianjurkan pemberian ASI eksklusif bagi bayi.</p>
<p>&#8220;Ibu tidak perlu khawatir bayi akan kelaparan pada hari-hari pertama dan tidak perlu menambah dengan susu formula. Pemberian susu formula justru berisiko masuknya kuman atau terjadinya alergi,&#8221; kata Rulina.</p>
<p>Meski banyak susu formula diklaim setara ASI dengan tambahan pelbagai zat gizi, seperti taurin, nukleotida, DHA, dan DHAA, tetapi zat kekebalan tubuh, seperti immunoglobulin, pada ASI tidak tergantikan. Selain tidak menyebabkan alergi, ASI juga mempererat ikatan ibu dan anak.</p>
<p>Adapun manfaat bagi ibu, hormon oksitosin yang keluar saat ibu menyusui selain merangsang otot polos di saluran ASI juga merangsang otot polos di rahim sehingga mengurangi perdarahan pascakelahiran serta mempercepat pemulihan rahim.</p>
<p>Prolaktin yang keluar selama menyusui menekan ovulasi sel telur sehingga menjadi kontrasepsi efektif. Ibu yang menyusui cepat kembali ke berat badan semula karena lemak yang ditumpuk di bawah kulit selama hamil digunakan untuk membentuk ASI. Ibu menyusui juga memiliki risiko lebih kecil terkena kanker payudara dan kanker rahim dibandingkan dengan ibu tidak menyusui.</p>
<p>Ina menambahkan, begitu bayi mengisap kolostrum (ASI pertama) setelah dilahirkan, produksi susu akan terangsang sehingga keluar pada hari ketiga dan seterusnya.</p>
<p>Terkait manfaat ASI, tema Pekan ASI 2007 yang berlangsung 1-7 Agustus adalah &#8220;Breastfeeding: the 1st hour early initiation can save one million babies&#8221; atau &#8220;Menyusui pada 1 jam pertama menyelamatkan lebih dari satu juta bayi&#8221;.</p>
<p><strong>Peraturan </strong></p>
<p>Sebagai perwujudan komitmen terhadap Deklarasi Innocenti, kata Ina, Depkes mengeluarkan sejumlah peraturan untuk menjamin pemberian ASI pada bayi. Deklarasi Innocenti disusun dan diadopsi peserta pertemuan WHO/Unicef tentang Breastfeeding in the 1990s: A Global Initiative yang berlangsung di Florence, Italia, 30 Juli-1 Agustus 1990.</p>
<p>Peraturan itu adalah Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Nomor 237 Tahun 1997 tentang Pemasaran Pengganti Air Susu Ibu dan Kepmenkes No 450/2004 tentang Pemberian Air Susu Ibu secara Eksklusif pada Bayi di Indonesia.</p>
<p>Selain itu, ada Undang-Undang No 7/1997 tentang Pangan serta Peraturan Pemerintah No 69/1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Saat ini Depkes sedang menyusun Strategi Nasional Pemberian Makanan bagi Anak.</p>
<p>Dalam Kepmenkes No 237/ 1997 antara lain diatur bahwa sarana pelayanan kesehatan dilarang menerima sampel atau sumbangan susu formula bayi dan susu formula lanjutan atau menjadi ajang promosi susu formula. Pelanggar bisa dikenai sanksi teguran sampai pencabutan izin.</p>
<p>Untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif, Depkes melakukan pelatihan bagi pelatih (TOT) tim konseling menyusui di rumah sakit rujukan. Tim akan terdiri dari dokter obstetri ginekologi, dokter anak, dan bidan. Di tingkat kabupaten/kota anggota tim ditambah dengan ahli gizi.</p>
<p>Menurut Direktur Pelayanan Medik Spesialistik Depkes Ratna Rosita, Depkes sedang menyusun draf PP tentang Peningkatan Kesehatan Anak melalui Pemberian Air Susu Ibu untuk meningkatkan kekuatan hukum kepmenkes terkait pemberian ASI dan pengaturan pemasaran susu formula.</p>
<p>Pihaknya melakukan revitalisasi rumah sakit sayang ibu bayi (RSSIB), yaitu rumah sakit pemerintah maupun swasta, umum maupun khusus, yang melaksanakan 10 langkah menuju perlindungan ibu dan bayi secara terpadu dan paripurna.</p>
<p>Langkah itu, antara lain, kebijakan tertulis tentang manajemen pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk pemberian ASI eksklusif, memberikan pelayanan nifas, rawat gabung dan neonatus memadai termasuk inisiasi dini, menyelenggarakan pelayanan asuhan antenatal, pertolongan persalinan aman sesuai standar, pelayanan KB dan imunisasi.</p>
<p>&#8220;Pengawasan dan evaluasi dilakukan oleh dinas kesehatan provinsi serta kabupaten/kota,&#8221; ujar Ratna.</p>
<p>Tahun 2006 tercatat 149 rumah sakit (RS) melaksanakan program RSSIB dan sampai Juli 2007 ada 19 RS melaksanakan kebijakan ASI eksklusif. Depkes telah mengirim surat edaran agar seluruh RS melaksanakan inisiasi dini, yaitu pemberian ASI dalam 60 menit setelah kelahiran.</p>
<p>Harni Koesno, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), menyatakan, organisasinya memiliki standardisasi pelayanan dalam menolong persalinan, yaitu pelaksanaan inisiasi dini dan ASI eksklusif 6 bulan.</p>
<p>Di tempat praktik bidan tidak boleh ada promosi, gambar penyuluhan, maupun kaleng susu formula. Harni mengakui, tidak tertutup kemungkinan ada pelanggaran di lapangan. Jika ketahuan, bidan tidak lulus menjadi Bidan Delima—status profesionalisme bidan pada praktik swasta.</p>
<p>IBI mengatur agar anggota tidak mempromosikan susu formula (untuk usia kurang atau sama dengan 6 bulan), tetapi boleh untuk susu formula lanjutan (usia lebih dari 6 bulan). Bidan juga boleh memberi ruang bagi promosi susu untuk ibu hamil dan menyusui. Pengawasan dan evaluasi bidan dilakukan di 170 cabang mencakup lebih dari 6.000 bidan. Kegiatan itu dilakukan tiap tiga bulan.</p>
<p>Terkait pemberian sponsor oleh produsen susu formula, Harni maupun Rulina menyatakan, hal itu merupakan dilema. &#8220;Organisasi memerlukan dana untuk kegiatan. Karena itu, pemberian sponsor dibatasi hanya untuk kegiatan pendidikan bagi tenaga kesehatan, bukan untuk penyuluhan kepada masyarakat awam,&#8221; tutur Rulina.</p>
<p>Saat ini pelbagai peraturan telah diterbitkan pemerintah dan organisasi profesi terkait. Di lapangan, pelanggaran tetap bisa terjadi. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjamin agar bayi, anak-anak kita, dan generasi muda memperoleh yang terbaik untuk memulai kehidupannya, termasuk mendapatkan ASI.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: Atika Walujani Moedjiono<br />
<strong>diambil dari</strong>: Kompas Cyber Media, 4 Agustus 2007</span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/berikan-hanya-asi-untuk-bayi-anda/' rel='bookmark' title='Berikan Hanya ASI untuk BAYI Anda'>Berikan Hanya ASI untuk BAYI Anda</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/apa-dan-bagaimana-kolostrum-berguna-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?'>Apa dan bagaimana kolostrum berguna untuk bayi?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/program-asi-eksklusif-hingga-bayi-enam-bulan/' rel='bookmark' title='Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan'>Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemberian ASI Cara Mudah dan Murah Menyelamatkan Jutaan Nyawa Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/pemberian-asi-cara-mudah-dan-murah-menyelamatkan-jutaan-nyawa-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/pemberian-asi-cara-mudah-dan-murah-menyelamatkan-jutaan-nyawa-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 00:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan anak]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Penanganan yang relatif sederhana dan murah bisa mencegah kematian tiga juta bayi tiap tahun, demikian diungkapkan para dokter dan peneliti Perserikatan Bangsa-Bangsa.   Menurut penelitian yang dipublikasikan journal kesehatan The Lancet, setiap tahun, empat juta bayi berusia di bawah sebulan meninggal, dan tiga perempatnya meninggal pada minggu pertama kelahirannya. Padahal riset menunjukkan bahwa kebanyakan bayi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/cara-benar-menyusui/' rel='bookmark' title='Cara benar menyusui'>Cara benar menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/' rel='bookmark' title='Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi'>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penanganan yang relatif sederhana dan murah bisa mencegah kematian tiga juta bayi tiap tahun, demikian diungkapkan para dokter dan peneliti Perserikatan Bangsa-Bangsa.<br />
</strong> <br />
Menurut penelitian yang dipublikasikan journal kesehatan The Lancet, setiap tahun, empat juta bayi berusia di bawah sebulan meninggal, dan tiga perempatnya meninggal pada minggu pertama kelahirannya. Padahal riset menunjukkan bahwa kebanyakan bayi sebenarnya bisa diselamatkan lewat 16 penanganan dasar, seperti memberinya ASI dan memberikan antibiotik.</p>
<p>Negara-negara anggota PBB sendiri telah menargetkan untuk mengurangi kematian ibu dan anak hingga dua pertiga angka sekarang pada tahun 2015. Namun sebagian besar riset pencegahan kematian bayi difokuskan pada teknologi kedokteran yang mahal untuk menyelamatkan bayi di negara kaya yang hanya 1 persen dari jumlah total kematian bayi. Sementara sekitar dua pertiga kematian bayi terjadi di sepuluh negara, yakni Afghanistan, Bangladesh, China, Republik Democratik Congo, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Indonesia dan United Republic of Tanzania.<br />
 <br />
Para dokter berharap riset terbaru ini akan membuat lebih banyak orang memperhatikan bayi-bayi di negara-negara miskin dan berkembang. &#8220;Kami yakin sebagian besar kematian bisa dicegah dengan pengetahuan yang kita miliki saat ini, dengan alat-alat yang bisa kita usahakan,&#8221; kata Vinod Paul, seorang dokter di All India Institute of Medical Sciences di New Delhi. &#8220;Tragedi kematian empat juta bayi yang baru lahir harus segera dihentikan.&#8221;</p>
<p><strong>Murah dan Mudah</strong></p>
<p>Para peneliti menunjukkan bahwa sebagian besar bayi meninggal akibat infeksi, kelahiran prematur, atau masalah saat kelahiran. Hal itu sesungguhnya bisa dicegah dengan cara yang murah dan mudah. Sebagai contoh, sekitar 500.000 bayi meninggal tiap tahun karena infeksi tetanus. Ini bisa dicegah seandainya si ibu diberi vaksinasi tetanus, yang harganya tidak sampai Rp 2.000 tiap suntikan.</p>
<p>Selain itu, kebanyakan bayi prematur butuh kehangatan, makanan, dan penanganan ekstra, yang bisa dilakukan oleh para ibu, perawat, dan keluarganya.<br />
 <br />
Anne Tinker, pekerja kelompok amal Save the Children, mengatakan salah satu programnya adalah melatih para perawat di Bolivia agar mereka melatih para ibu untuk menyusui segera setelah bayi dilahirkan. Memberi ASI diperkirakan bisa mencegah 1,3 juta kematian bayi di seluruh dunia setiap tahun.</p>
<p>Penanganan murah yang juga dipromosikan Save the Children antara lain alat-lata kelahiran yang bersih, termasuk sabun, pisau silet yang bisa digunakan memotong tali pusar, dan lembaran plastik untuk alas bayi. Ini dianggap perlu karena di negara-negara miskin pemotongan tali pusar sering dilakukan tidak menggunakan bahan steril, dan bayi seringkali dibiarkan tergeletak begitu saja, kata Tinker.</p>
<p>Beberapa negara seperti Sri Lanka, Vietnam, Indonesia dan Honduras, telah mulai bisa mengurangi kematian bayi menggunakan metode-metode tidak mahal seperti ini. Negara-negara bisa mengatasi masalah kematian bayi itu dengan tambahan sedikit biaya dari apa yang mereka keluarkan sekarang.</p>
<p>&#8220;Jumlah ini jauh lebih kecil dari yang dikeluarkan untuk bantuan tsunami,&#8221; kata Paul. &#8220;Padahal dengan dana sedikit itu kita bisa menyelamatkan empat juta nyawa, suatu jumlah yang setara dengan korban yang ditimbulkan tsunami bila gelombang itu datang tiap dua minggu dalam setahun.&#8221; <strong>(nature.com/wsn)</strong></p>
<p><strong>sumber: </strong>Kompas Cyber Media, 07 Maret 2005</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/cara-benar-menyusui/' rel='bookmark' title='Cara benar menyusui'>Cara benar menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/' rel='bookmark' title='Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi'>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/pemberian-asi-cara-mudah-dan-murah-menyelamatkan-jutaan-nyawa-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untungnya Pemberian ASI Eksklusif</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/untungnya-pemberian-asi-eksklusif/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/untungnya-pemberian-asi-eksklusif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 23:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Keuntungan mendapatkan ASI bagi bayi ASI adalah makanan yang paling sempurna dan ideal untuk bayi ASI sangat mudah dicerna dan diserap, sehingga mengurangi resiko kolik Kandungan zat Besi (Fe) dalam ASI dapat lebih mudah digunakan Kandungan ASI berubah menyesuaikan kebutuhan bayi ASI mengandung senyawa yang akan membantu perkembangan sistem syaraf dan otak bayi Bayi yang [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/cara-benar-menyusui/' rel='bookmark' title='Cara benar menyusui'>Cara benar menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/langsing-setelah-melahirkan-berkat-pemberian-asi-eksklusif/' rel='bookmark' title='Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif'>Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/asi-eksklusif-turunkan-diare-pada-bayi/' rel='bookmark' title='ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi'>ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Keuntungan mendapatkan ASI bagi bayi</strong></p>
<ul>
<li>ASI adalah makanan yang paling sempurna dan ideal untuk bayi</li>
<li>ASI sangat mudah dicerna dan diserap, sehingga mengurangi resiko kolik</li>
<li>Kandungan zat Besi (Fe) dalam ASI dapat lebih mudah digunakan</li>
<li>Kandungan ASI berubah menyesuaikan kebutuhan bayi</li>
<li>ASI mengandung senyawa yang akan membantu perkembangan sistem syaraf dan otak bayi</li>
<li>Bayi yang mendapatkan ASI lebih tahan terhadap alergi.</li>
<li>Bayi yang mendapatkan ASI jarang sakit, karena ASI mengandung antibodi</li>
<li>ASI dapat membantu bayi merespon terhadap vaksin, level antibodi pada bayi yang mendapatkan ASI lebih tinggi dari yang tidak (pada usia 7-12bulan)</li>
<li>Menyusui mengurangi resiko terkena SIDS (Sudden Infant Death Syndrome &#8211; Sindrom Meninggal Mendadak pada Bayi)</li>
</ul>
<p><strong>Keuntungan menyusui bagi Ibu</strong></p>
<ul>
<li>Menghemat pengeluaran bulan rumah tangga, karena tidak perlu membeli susu formula (-smile- pengalaman pribadi)</li>
<li>ASI selalu tersedia</li>
<li>ASI selalu segar, siap disajikan tanpa perlu dicampur, ditakar, dipanaskan atau tidak ada botol yang harus dicuci (dua yang terakhir gak berlaku bagi ASI perah -wink-)</li>
<li>Menyusui di malam hari jadi lebih mudah</li>
<li>Tidak perlu mempersiapkan stok susu jika melakukan perjalanan (ini juga pengalaman pribadi, soalnya stok ASI gak mungkin ketinggalan kan! -hehehe-)</li>
<li>Menyusui meningkatkan bonding antara ibu dan bayi</li>
<li>Dengan menyusui, pendarahan setelah melahirkan seringkali lebih sedikit</li>
<li>Ukuran rahim lebih cepat kembali ke ukuran sebelum hamil</li>
<li>Mempercepat penurunan berat badan (Bener lho&#8230; <span style="color: #ff0000;">Anak pertama, aku naik 13kilo, back to berat sebelum hamil setelah 6bulan. Pas anak kedua naik 8kilo, belum 4bulan tinggal 1kilo ke berat sebelum hamil</span> -big smile-)</li>
<li>Mengurangi kemungkinan terkena kanker rahim dan kanker payudara</li>
</ul>
<p><span style="color: #008080;"><em>disarikan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi</em></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/cara-benar-menyusui/' rel='bookmark' title='Cara benar menyusui'>Cara benar menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/langsing-setelah-melahirkan-berkat-pemberian-asi-eksklusif/' rel='bookmark' title='Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif'>Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/asi-eksklusif-turunkan-diare-pada-bayi/' rel='bookmark' title='ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi'>ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/untungnya-pemberian-asi-eksklusif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/kiat-agar-proses-menyusui-berjalan-lancar/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/kiat-agar-proses-menyusui-berjalan-lancar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 22:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Namun ada kalanya seorang ibu mengalami masalah dalam pemberian ASI. Kendala yang utama adalah karena produksi ASI tidak lancar. Sebuah penelitian menyebutkan ASI tidak bisa berproduksi secara optimal karena manajemen laktasi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/agar-ibu-menyusui-tidak-loyo/' rel='bookmark' title='Agar Ibu Menyusui Tidak Loyo'>Agar Ibu Menyusui Tidak Loyo</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/seberapa-sering-bayi-saya-harus-menyusu/' rel='bookmark' title='Seberapa sering bayi saya harus menyusu?'>Seberapa sering bayi saya harus menyusu?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01">Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Namun ada kalanya seorang ibu mengalami masalah dalam pemberian ASI. Kendala yang utama adalah karena produksi ASI tidak lancar.</p>
<p>Sebuah penelitian menyebutkan ASI tidak bisa berproduksi secara optimal karena manajemen laktasi yang kurang baik. Misalnya, tidak tahu posisi menyusui yang tepat, stres, terpengaruh mitos-mitos menyusui, kurang istirahat, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Motivasi</strong><br />
Sebenarnya masalah ASI yang tidak lancar tersebut bisa diatasi selama si ibu memiliki motivasi. Bersikap jujur pada diri sendiri mengenai alasan sesungguhnya yang mendorong ibu memberi ASI akan berperan besar dalam menentukan kelancaran ASI.</p>
<p>Tanyakan pada diri sendiri apakah Anda memberi ASI karena ingin si buah hati mendapatkan gizi terbaik atau karena alasan lain. Jika Anda sudah mengetahui motivasi pemberian ASI maka Anda akan lebih siap dan sabar menjalani proses laktasi yang memang butuh waktu dan kesabaran sampai ASI benar-benar lancar.</p>
<p><strong>Latih si kecil</strong><br />
Anda bisa memulai proses laktasi dengan melatih bayi pada rangsangan. Letakkan si kecil pada puting susu Anda, biarkan si kecil terbiasa mengisap puting susu sekalipun ASI belum keluar atau hanya keluar sedikit.</p>
<p>Makin sering ASI diberikan, makin banyak pula ASI dihasilkan. Produksi ASI meningkat seiring dengan gerakan mengisap. Sebaliknya, jika dihentikan maka lambat laun produksi ASI pun berkurang. Itulah mengapa, berikan ASI atau pompalah secara teratur.</p>
<p><strong>Manajemen ASI<br />
</strong>Jika si ibu merupakan wanita bekerja, dianjurkan untuk memerah ASI setiap tiga jam sekali di tempat yang tenang. ASI perah tahan enam sampai delapan jam di ruangan bersuhu kamar, 24 jam dalam termos berisi es batu, 48 jam dalam lemari es dan tiga bulan dalam freezer.</p>
<p>Pemberian ASI perah dengan sendok atau cangkir sebaiknya diberikan orang lain, bukan ibu bersangkutan. Ini untuk menjaga konsistensi sehingga bayi tidak mengalami bingung puting. Selain itu, sisa susu yang tidak dihabiskan bayi sebaiknya tidak disimpan atau dibekukan ulang agar bayi terhindar dari risiko terserang diare.</p>
<p><strong>Posisi berbaring</strong><br />
Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan posisi menyusui sambil berbaring meningkatkan kelancaran ASI. Seperti dikutip dalam situs BBC, menurut para ahli, posisi berbaring saat menyusui akan meningkatkan refleks alamiah bayi yang juga terlihat pada binatang mamalia.</p>
<p>Dalam risetnya, para ahli merekam 40 responden yang menyusui bayinya dalam berbagai posisi. Ibu yang menyusui bayi sambil berbaring ternyata lebih sukses memberi ASI, meski awalnya juga mengalami kesulitan.</p>
<p><strong>Dukungan semua pihak</strong><br />
Proses menyusui bisa menjadi hal yang menimbulkan stres, terutama di minggu-minggu awal. Mintalah dukungan dari keluarga, terutama suami dengan membantu melakukan pekerjaan rumah tangga sehingga si ibu tidak kelelahan.</p>
<p>Selain pihak keluarga, peran perusahaan tempat ibu bekerja juga memang peran. Misalnya dengan menyediakan ruang memerah ASI atau tempat penitipan bayi jika ibu ingin membawa bayinya ke tempat kerja. <br />
<strong>Penulis</strong>: An</p>
<p><em>sumber: Kompas Cyber Media,  2 Mei 2007</em></p>
<p></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/agar-ibu-menyusui-tidak-loyo/' rel='bookmark' title='Agar Ibu Menyusui Tidak Loyo'>Agar Ibu Menyusui Tidak Loyo</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/seberapa-sering-bayi-saya-harus-menyusu/' rel='bookmark' title='Seberapa sering bayi saya harus menyusu?'>Seberapa sering bayi saya harus menyusu?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/kiat-agar-proses-menyusui-berjalan-lancar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Sukses Menyusui</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/tips-sukses-menyusui/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/tips-sukses-menyusui/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 22:05:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[sukses asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Susui bayi sesering mungkin, sesuai kebutuhan Biarkan bayi menyusu pada salah satu payudara selama ia mau, baru kemudian berikan payudara berikutnya Ada bayi yang setiap menyusu hanya pada satu payudara saja, namun ada juga yang selalu ingin menyusu di kedua payudara Biasanya, 20-30menit bayi sudah dapat mengosongkan satu payudara berbagai sumber Related posts:Cara benar menyusui [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/cara-benar-menyusui/' rel='bookmark' title='Cara benar menyusui'>Cara benar menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/seberapa-sering-bayi-saya-harus-menyusu/' rel='bookmark' title='Seberapa sering bayi saya harus menyusu?'>Seberapa sering bayi saya harus menyusu?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/semua-ibu-pasti-bisa-menyusui-2/' rel='bookmark' title='Semua Ibu Pasti Bisa Menyusui'>Semua Ibu Pasti Bisa Menyusui</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Susui bayi sesering mungkin, sesuai kebutuhan</li>
<li>Biarkan bayi menyusu pada salah satu payudara selama ia mau, baru kemudian berikan payudara berikutnya</li>
<li>Ada bayi yang setiap menyusu hanya pada satu payudara saja, namun ada juga yang selalu ingin menyusu di kedua payudara</li>
<li>Biasanya, 20-30menit bayi sudah dapat mengosongkan satu payudara</li>
</ul>
<p><em>berbagai sumber</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/cara-benar-menyusui/' rel='bookmark' title='Cara benar menyusui'>Cara benar menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/seberapa-sering-bayi-saya-harus-menyusu/' rel='bookmark' title='Seberapa sering bayi saya harus menyusu?'>Seberapa sering bayi saya harus menyusu?</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/semua-ibu-pasti-bisa-menyusui-2/' rel='bookmark' title='Semua Ibu Pasti Bisa Menyusui'>Semua Ibu Pasti Bisa Menyusui</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/tips-sukses-menyusui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Diimbau Bangun Ruang Susui Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/info-asi/pengusaha-diimbau-bangun-ruang-susui-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/info-asi/pengusaha-diimbau-bangun-ruang-susui-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 19:08:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS &#8211; Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono mengimbau para pengusaha menyediakan ruang khusus bagi para ibu menyusui bayi di tempat-tempat umum seperti mal, pasar, dan tempat lainnya. Hal itu agar para ibu tidak segan dan malas menyusui bayinya dengan air susu ibu (Asi) ekslusif di tempat manapun juga. Kegiatan menyusui bayi dengan Asi Eksklusif, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/info-asi/ani-yudhoyono-dinobatkan-jadi-duta-ibu/' rel='bookmark' title='Ani Yudhoyono Dinobatkan Jadi Duta Ibu'>Ani Yudhoyono Dinobatkan Jadi Duta Ibu</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/program-asi-eksklusif-hingga-bayi-enam-bulan/' rel='bookmark' title='Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan'>Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/info-asi/setiap-tahun-30-ribu-anak-dapat-diselamatkan-dengan-pemberian-asi/' rel='bookmark' title='Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI'>Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, KOMPAS &#8211; Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono mengimbau para pengusaha menyediakan ruang khusus bagi para ibu menyusui bayi di tempat-tempat umum seperti mal, pasar, dan tempat lainnya. Hal itu agar para ibu tidak segan dan malas menyusui bayinya dengan air susu ibu (Asi) ekslusif di tempat manapun juga.</p>
<p>Kegiatan menyusui bayi dengan Asi Eksklusif, selain sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, juga sangat penting bagi kesehatan maupun kebugaran dan penampilan ibu tersebut.</p>
<p>Demikian disampaikan Ibu Negara ketika memberikan sambutan di puncak Pekan Asi se-Dunia ke 25 di Istana Negara, Jakarta, Senin (28/8). Hadir pada acara itu, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Kepala Perwakilan UNICEF untuk Indonesia Giofranco Rotigliano dan Direktur Regional UNICEF untuk Asia Tenggara dan Pasific Anupama Raos.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ibu Negara dikukuhkan oleh UNICEF sebagai Duta Nasional untuk Asi. Tugas sebagai Duta Nasional Asi di antaranya adalah memelopori gerakan untuk mempromosikan pentingnya Asi kepada tokoh dan masyarakat di Indonesia.</p>
<p><strong>Laporan Wartawan Kompas Suhartono</strong><br />
sumber: Kompas Cyber Media, 28 Agustus 2006</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/info-asi/ani-yudhoyono-dinobatkan-jadi-duta-ibu/' rel='bookmark' title='Ani Yudhoyono Dinobatkan Jadi Duta Ibu'>Ani Yudhoyono Dinobatkan Jadi Duta Ibu</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/program-asi-eksklusif-hingga-bayi-enam-bulan/' rel='bookmark' title='Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan'>Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/info-asi/setiap-tahun-30-ribu-anak-dapat-diselamatkan-dengan-pemberian-asi/' rel='bookmark' title='Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI'>Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/info-asi/pengusaha-diimbau-bangun-ruang-susui-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 17:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[imd]]></category>
		<category><![CDATA[inisiasi menyusui dini]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat asi untuk bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Laporan Wartawan Kompas Yenti Aprianti BANDUNG, KOMPAS- Setiap hari 430 balita di Indonesia meninggal. Data tersebut didapat dari The World Health Report tahun 2005. Padahal dengan inisiasi menyusui  dini kematian pada bayi bisa terus ditekan. Dr Utami Roesli, Ketua Sentral Lataksi Indonesia mengatakan jika bayi diberi air susu ibu atau ASI ekslusif selama enam bulan dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/' rel='bookmark' title='Annisa Pohan Menyusui Dini'>Annisa Pohan Menyusui Dini</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Laporan Wartawan Kompas Yenti Aprianti</p>
<p></strong></p>
<p>BANDUNG, KOMPAS- Setiap hari 430 balita di Indonesia meninggal. Data tersebut didapat dari The World Health Report tahun 2005. Padahal dengan inisiasi menyusui  dini kematian pada bayi bisa terus ditekan.</p>
<p>Dr Utami Roesli, Ketua Sentral Lataksi Indonesia mengatakan jika bayi diberi air susu ibu atau ASI ekslusif selama enam bulan dan diteruskan hingga 11 bulan, lalu diberi makanan keluarga setelah usia 11 bulan maka jumlah balita yang meninggal  bisa ditekan hingga 41 persen.<br />
 <br />
Utami menjelaskan hal tersebut para dokter dari berat bagai rumah sakit, bidan, dan perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat yang menitikberatkan perhatian pada keluarga. Acara Workshop Inisiasi Menyusui Dini Mencegah Kematian Neonatal ini dilaksanakan di Hotel Savoy Homann, Selasa (6/11).<br />
 <br />
Hal utama dalam inisiasi menyusui dini adalah memberikan kesempatan pada bayi dan ibunya segera berinteraksi setelah proses kelahiran. Pada metode konvensional, setelah lahir bayi dibersihkan dan dibalut selimut. Lalu dipisahkan dengan ibunya karena ibunya akan dibersihkan juga.<br />
 <br />
Tetapi metode yang kini tengah disosialisasikan adalah bayi dikeringkan dengan lap. Lalu dibaringkan di dada ibunya. Ia akan mencari sendiri puting ibunya dan menyusu. Pada peristiwa menyusu tersebut stres pada bayi akibat trauma dikeluarkan dari rahim turun 50 persen dan kekebalannya meningkat 50 persen. Pada ibu yang melahirkan tingkat stresnya menurun hingga 70 persen. Selain itu bayi akan mendapatkan komposisi air susu yang paling tepat untuk dirinya.</p>
<p>sumber: Kompas Cyber Media, 6 November 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/' rel='bookmark' title='Annisa Pohan Menyusui Dini'>Annisa Pohan Menyusui Dini</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setelah Cuti Melahirkan Berlalu</title>
		<link>http://menyusui.net/asi-perah/setelah-cuti-melahirkan-berlalu/</link>
		<comments>http://menyusui.net/asi-perah/setelah-cuti-melahirkan-berlalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 10:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI Perah]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[ibu bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[sukses asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Bayi bisa sedih, takut dan bingung saat ibunya tiba-tiba &#8220;menghilang&#8221; untuk bekerja. Tiga bulan rasanya tidak cukup untuk merawat si kecil yang baru lahir. Tapi kalau cuti melahirkan sudah habis dan ibu telah memantapkan pilihan untuk kembali bekerja, buatlah suatu tindakan transisi yang bisa memudahkan seluruh anggota keluarga. Terutama bagi si kecil yang mesti ber-adaptasi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/asi-perah/siap-kembali-ke-kantor-setelah-cuti-melahirkan/' rel='bookmark' title='Siap Kembali Ke Kantor Setelah Cuti Melahirkan'>Siap Kembali Ke Kantor Setelah Cuti Melahirkan</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/asi-perah/cuti-melahirkan-dan-memberi-asi-eksklusif/' rel='bookmark' title='Cuti Melahirkan dan Memberi ASI Eksklusif'>Cuti Melahirkan dan Memberi ASI Eksklusif</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/langsing-setelah-melahirkan-berkat-pemberian-asi-eksklusif/' rel='bookmark' title='Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif'>Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><em><strong>B</strong></em><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><em>ayi bisa sedih, takut dan bingung saat ibunya tiba-tiba &#8220;menghilang&#8221; untuk bekerja.</em></span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"> <span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%">
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-large;">T</span><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">iga       bulan rasanya tidak cukup untuk merawat si kecil yang baru lahir. Tapi       kalau cuti melahirkan sudah habis dan ibu telah memantapkan pilihan untuk       kembali bekerja, buatlah suatu tindakan transisi yang bisa memudahkan       seluruh anggota keluarga. Terutama bagi si kecil yang mesti ber-adaptasi       dengan kondisi baru. Jangan sampai si bayi merasa kaget dan merasa       terbuang saat ditinggal ibu untuk bekerja. Ingat bayi juga seperti kita       yang memiliki perasaan. Dia bisa sedih, takut dan bingung saat orang yang       paling dekat dengannya (baca ibu) tiba-tiba &#8220;menghilang&#8221;       seharian. Lantaran itu kala ibunya harus kembali bekerja, beberapa bayi       akan rewel, enggan menyusu bahkan ada yang sampai berat badanya menyusut.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Ibu pun demikian. Di kantor       ia bisa gelisah karena pikiran dan hatinya berada di rumah. Alhasil,       jangankan bersemangat dalam bekerja, ibu justru merasa cepat lelah dan       ingin selalu buru-buru pulang. <strong>Evie Sukmaningrum, Psi., M.Si</strong>, dari       Fakultas Psikologi Atma Jaya, Jakarta, mengakui adanya kondisi ini pada       ibu-ibu yang baru saja kembali dari cuti melahirkan. &#8220;Kalau sudah       kepengin pulang jangan ditahan-tahan, pulang saja. Kalaupun ditahan       percuma, malah tidak akan produktif,&#8221; sarannya.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Meski begitu ini bukan       masalah tanpa solusi, lo. Intinya cuma satu; persiapan. Jadi sebelum       kembali bekerja, ibu harus melakukan berbagai persiapan untuk si kecil       juga</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">untuk diri sendiri. Idealnya,       persiapan dilakukan sekurang-kurangnya satu minggu sebelum masuk kerja.       Berikut yang disarankan Evi:</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; color: #ff3300; font-size: x-small;"><strong>BERBAGAI       PERSIAPAN UNTUK BAYI</strong></span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; color: #f80080; font-size: x-small;">1. Biasakan       bayi mendapat ASI perah.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Berikan perahan ASI melalui       sendok bukan dot. Kenapa? Bila menggunakan dot dikhawatirkan si kecil akan       mengalami bingung puting (bayi bingung antara mengisap puting dengan dot       botol). Efek selanjutnya bayi bisa menolak puting ibu (menyusu ASI) jika       ia tahu menyusu dari dot botol lebih mudah ketimbang jika harus mengisap       payudara ibu.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Proses pemberian ASI perah       melalui sendok ini memang tidak mudah. Di hari-hari pertama bisa jadi bayi       akan menolaknya. Ia bahkan bisa cemas dan gelisah dengan gejala rewel,       tidak mau/tidak bernafsu minum susu. Tapi jangan patah semangat dan       terlalu khawatir karena kondisi ini akan berlalu setelah 3-4 hari.       Disarankan pemberian ASI perah ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum       cuti melahirkan ibu habis sehingga dapat melancarkan proses adaptasi bayi.       Misalnya dengan membiasakan bayi menerima ASI perah di siang hari       sementara malam harinya menetek langsung dari payudara ibu.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; color: #f80080; font-size: x-small;">2.       Perkenalkan dengan dunia luar.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Perkenalkan bayi dengan       dunia luar selain kamarnya sehingga ia mengetahui adanya lingkungan selain       rumah dan dapat mengenal banyak orang, bukan hanya dirinya, ibunya atau       ayahnya.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; color: #f80080; font-size: x-small;">3. Belajar       ditinggal ibu.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Hal ini perlu dilatih       minimal satu minggu sebelum hari H. Saat itu ibu harus bisa meyakinkan si       kecil, bahwa ibu akan kembali dan akan bersamanya seusai bepergian.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Kondisi ini juga       memungkinkan bayi untuk lebih dekat dan berlama-lama dengan orang yang       mengasuhnya selama ibu bekerja kelak.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; color: #f80080; font-size: x-small;">4. Biasakan       salam &#8220;perpisahan&#8221; sebelum berangkat kerja secara wajar.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Cukup ucapkan salam sambil       menciumnya. Kalau si kecil menangis, jangan ikut larut dengannya (dengan       menunggunya tenang baru pergi, misalnya). Perbuatan seperti itu justru       tidak mendidik dan si kecil akan lebih sulit untuk ditinggal bekerja.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; color: #ff3300; font-size: x-small;"><strong>PERSIAPAN       IBU</strong></span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Mempersiapkan diri sendiri       menjadi penting karena emosi ibu sangat berpengaruh pada bayi. Jika di       kantor ibu resah, gelisah dan tidak nyaman berpisah dengan si kecil,       kemungkinan besar ia akan merasakan hal yang sama di rumah sehingga       menjadi rewel. Maka dari itu, ibu yang sudah harus masuk kerja kembali       perlu melakukan beberapa persiapan, yaitu:</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"><strong>1.</strong> Persiapkan mental       untuk meninggalkan bayi. Pupuklah rasa percaya bahwa sang buah hati akan       baik-baik saja di rumah.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"><strong>2.</strong> Mulailah belajar       memerah dua minggu sebelum cuti berakhir. Ketika bayi tidur dan payudara       terasa membengkak, segera perahlah payudara lalu simpan ASI perah di       kulkas. Esok siangnya berikan pada bayi.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"><strong>3.</strong> Bekerja sama       dengan pengasuh. Tekankan pada pengasuh soal pemberian ASI eksklusif (ini       berarti bayi tidak boleh mendapatkan susu formula/makanan apa pun selain       ASI selama ibu bekerja). Jika yang mengasuh si kecil adalah orangtua       sendiri atau mertua yang pengetahuan akan ASI eksklusif masih terbatas,       jelaskanlah secara baik-baik. &#8220;Bu, bayi 3 bulan harus masih ASI       eksklusif karena ia belum siap mencerna makanan selain ASI,&#8221; misalnya.       Intinya kerja sama yang baik dengan pengasuh amat menentukan keberhasilan       ibu untuk menyusui secara eksklusif.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"><strong>4.</strong> Jika menggunakan       jasa <em>babysitter </em>pilihlah yang kompeten dan profesional. Akan lebih       baik, jika sudah memanfaatkan jasa <em>babysitter</em> tersebut sejak       kelahiran si kecil agar dapat memerhatikan cara kerja dan sikapnya.       Berikan &#8220;perluasan&#8221; tugas dan kewajiban kepada pengasuh<em> </em>bayi       setidaknya seminggu sebelum ibu kembali bekerja. Dengan demikian bayi       dapat belajar membiasakan diri dengan sentuhan dan suara orang lain selain       ibunya.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">5. Tetap memberikan ASI       meski dengan cara dan waktu yang berbeda. Memberikan ASI sangat membantu       ibu untuk tetap membentuk ikatan batin dengan bayi. Saat kembali bekerja       ibu masih dapat memberikan ASI secara langsung di waktu-waktu tertentu,       semisal sebelum pergi ke kantor atau malam hari sepulang dari kantor. Di       sela jam kerja, ibu masih dapat merasakan kedekatan dengan si kecil saat       memerah ASI.</span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Verdana; color: #cc3300; font-size: medium;">BISA TETAP       EKSKLUSIF</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Sejumlah ibu yang baru       memiliki bayi mengaku terpaksa memberikan susu formula lantaran harus       kembali bekerja. Penyebabnya beragam, ada yang karena produksi ASI menurun       lantaran ibu lelah oleh tekanan pekerjaan. Bayi jadi tidak mau disusui,       dan masih banyak lagi.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Sebenarnya bekerja bukan       alasan untuk berhenti menyusui. Pada awalnya si kecil mungkin akan gelisah       karena mendapat ASI perah sehingga ia menyusu dengan jumlah yang lebih       sedikit dari biasanya, tapi bayi akan cepat beradaptasi kok. Umumnya pada       hari keempat, bayi sudah terbiasa. Seberapa pun ASI perah yang ada, akan       diminum. Kalau ditinggali 500 cc akan diminum; begitu juga 300 cc, bahkan       200cc. Namun ketika ibunya datang, ia akan minum habis-habisan. Jadi, bayi       tak akan kekurangan ASI.</span></p>
<p align="left"><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Menyangkut pemberian ASI       eksklusif ini, sejumlah negara sudah memberikan dukungan sepenuhnya. Di       Inggris, umpamanya, ibu hamil dan melahirkan mendapatkan cuti selama 40       minggu. Sementara di Denmark, ibu mendapat cuti 8 minggu sebelum       melahirkan dan 14 minggu sesudah melahirkan ditambah 10 minggu cuti untuk       merawat bayi.</span></p>
<p align="left"><strong><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Gazali Solahuddin.<br />
sumber: </span></strong><span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;">Tabloid Nakita</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p></span></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/asi-perah/siap-kembali-ke-kantor-setelah-cuti-melahirkan/' rel='bookmark' title='Siap Kembali Ke Kantor Setelah Cuti Melahirkan'>Siap Kembali Ke Kantor Setelah Cuti Melahirkan</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/asi-perah/cuti-melahirkan-dan-memberi-asi-eksklusif/' rel='bookmark' title='Cuti Melahirkan dan Memberi ASI Eksklusif'>Cuti Melahirkan dan Memberi ASI Eksklusif</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/langsing-setelah-melahirkan-berkat-pemberian-asi-eksklusif/' rel='bookmark' title='Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif'>Langsing Setelah Melahirkan Berkat Pemberian ASI Eksklusif</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/asi-perah/setelah-cuti-melahirkan-berlalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

