<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menyusui.net &#187; Susu Formula</title>
	<atom:link href="http://menyusui.net/category/susu-formula/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menyusui.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 21:03:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Seluk Beluk Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 18:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Berita tercemarnya beberapa produk makanan Eropa, termasuk susu, oleh dioksin tak urung membuat orangtua was-was. Omong-omong soal susu formula, apa, sih, pentingnya buat bayi dan bagaimana cara memilihnya? Bayi dan anak sangat membutuhkan nutrient bagi perkembangannya. &#8220;Nutrient adalah zat penyusun bahan makanan yang diperlukan tubuh untuk metabolisme,&#8221; jelas Dr. Yahya Lubis, Sp.A, dari RS Hermina [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/seluk-beluk-makanan-bayi/' rel='bookmark' title='SELUK BELUK MAKANAN BAYI'>SELUK BELUK MAKANAN BAYI</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><em><strong>B</strong></em><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><em>erita tercemarnya beberapa produk makanan Eropa, termasuk susu, oleh dioksin tak urung membuat orangtua was-was. Omong-omong soal susu formula, apa, sih, pentingnya buat bayi dan bagaimana cara memilihnya? </em></span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><em> </em></span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"> <span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Bayi dan anak sangat membutuhkan nutrient bagi perkembangannya. &#8220;Nutrient adalah zat penyusun bahan makanan yang diperlukan tubuh untuk metabolisme,&#8221; jelas <strong>Dr. Yahya Lubis, Sp.A,</strong> dari RS Hermina Podomoro, Jakarta. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Tujuan pemberian nutrient yang cukup adalah untuk kebutuhan pemeliharaan kesehatan, melakukan berbagai aktifitas, pertumbuhan, perkembangan jasmani dan psikomotorik, serta untuk pemulihan saat sakit. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Nutrient yang dibutuhkan antara lain, air, lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Sebagai contoh, bayi yang minum ASI membutuhkan air sekitar 175 sampai 200 ml per kilogram berat badan (per hari) pada triwulan pertama. Kebutuhan ini akan menurun menjadi 160-175 per kilogram berat badan per hari pada triwulan kedua, dan seterusnya. &#8220;Tetapi, kebutuhan ini bisa bervariasi pada beberapa anak, tergantung kondisinya,&#8221; ujar Yahya. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Sedangkan untuk mendapat energi, bayi memerlukan rata-rata 110 kalori per kilogram berat badan per hari. Pada triwulan pertama, bayi membutuhkan 120 kalori per kilogram berat badan per hari, 3-5 bulan 115 kalori per kilogram berat badan per hari pada usia 3 sampai 5 bulan, 110 kalori per kilogram berat badan per hari pada usia 6 sampai 8 bulan, dan 105 kalori per kilogram berat badan per hari pada usia 9 sampai 12 bulan. &#8220;Kebutuhan ini akan lebih bervariasi saat bayi berusia di atas 1 tahun,&#8221; ujar Yahya. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Kalori bisa diperoleh dari protein, lemak, dan karbohidrat. Sebagai contoh, setiap gram protein menghasilkan kira-kira 4 kalori, lemak menghasilkan 9 kalori, dan karbohidrat menghasilkan kira-kira 4 k</span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">kalori. &#8220;Distribusi kalori yang bagus pada anak biasanya 15 persen berasal dari protein, 30 persen lemak, dan 50 persen karbohidrat.&#8221; </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">ASI TERLENGKAP</span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Semua kebutuhan nutrient di atas terkandung lengkap pada ASI. Tetapi kadang orangtua memberikan air susu pengganti ASI (PASI) dalam bentuk susu formula dengan berbagai alasan. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">&#8220;Tentu, kandungan susu formula diharapkan sama dengan kandungan yang ada pada ASI,&#8221; ujar dokter spesialis anak lulusan USU Medan ini. Karena itulah, semua produk susu formula berusaha memenuhi kebutuhan nutrient tadi. Komposisinya diatur sedemikian rupa sehingga hampir pas seperti komposisi yang ada pada ASI. &#8220;Mungkin ada perbedaan antara satu produk dengan produk lain, tergantung produsennya,&#8221; lanjut Yahya yang berkali-kali menekankan, bagaimanapun ASI yang terbaik bagi bayi dan anak. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Perbedaan itu misalnya dalam hal takaran. Ada produk yang 1 sendoknya sekitar 8 gram dan memerlukan campuran 60 cc air, ada pula yang 1 sendok sekitar 4,3 gram dengan campuran air 30 cc untuk mengencerkan, dan sebagainya. &#8220;Yang jelas, komposisinya tetap mengacu kepada kebutuhan nutrient tadi.&#8221; </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Susu formula sendiri bermacam-macam, tergantung berat badan dan usia bayi. Di antaranya susu formula pertama, susu formula lanjutan, dan susu formula perkembangan. &#8220;Selain disesuaikan dengan usia dan berat badan, ini juga disesuaikan dengan kebutuhan nutrient bayi yang kebutuhannya berbeda. Misalnya, kebutuhan protein untuk bayi dan anak usia satu tahun, kan, berbeda. Atau, pada usia yang lebih tua, kebutuhan kalori dan karbohidrat anak akan bertambah.&#8221; </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">TIDAK PERLU</span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Nah, sekarang bagaimana memilih susu formula yang bagus? Apalagi, sekarang banyak sekali produk susu formula yang menawarkan kelebihannya masing-masing. &#8220;Pada prinsipnya semua produk sama karena mereka mengacu pada kebutuhan nutrient seperti telah disebut di atas,&#8221; ujar Yahya. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Hal senada juga dikatakan <strong>Dr. Utami Roesli, Sp.A, MBA</strong>, &#8220;Bahwa ada DHA, Omega 3, dan sebagainya, itu sebetulnya enggak masuk akal. Kita tak tahu,kan, berapa penyerapannya. Lagipula, zat-zat itu sebetulnya ada di ASI yang jelas-jelas diserap.&#8221; </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Utami mengakui, susu, baik ASI maupun susu formula, merupakan bahan makanan tunggal bagi bayi di bawah satu tahun. Cuma, lanjutnya, &#8220;Jika orangtua bisa tetap memberikan ASI sampai usia anak enam bulan dan setelah itu anak diberi makanan padat sambil tetap meneruskan memberi ASI sampai usia 1 atau 2 tahun, maka susu formula tidak lagi diperlukan,&#8221; tegas Utami. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Komposisi seperti yang terdapat pada susu, lanjutnya, bisa didapat dari bahan makanan lain. &#8220;Khususnya bagi anak yang sudah mendapat makanan padat,&#8221; lanjutnya. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">DARI BAHAN LAIN</span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Banyak di antara kita yang berpendapat, balita harus minum susu formula. &#8220;Padahal, sebetulnya tidak!&#8221; tegas Utami. Jika kalori yang dikonsumsi lewat makanan padat sudah seimbang, maka balita sebetulnya tidak memerlukan susu. &#8220;Jika kita tahu itu, maka kita tak perlu bingung memilih susu formula mana yang akan diberikan kepada anak,&#8221; kata Utami. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Anggapan keliru yang juga muncul adalah, makanan dengan gizi bagus haruslah mahal. &#8220;Ada, kok, makanan yang cukup mempunyai nilai gizi yang bagus kendati harganya murah. Misalnya, ikan teri basah yang ternyata nilai proteinnya sama dengan susu yang harganya dua kali lipat lebih mahal,&#8221; ujar Utami. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Dengan kata lain, zat-zat yang ada dalam susu juga ada pada makanan atau bahan-bahan lain. Misalnya, bagi anak yang sudah diberi makanan tambahan, protein bisa diganti dengan telur, tahu, atau tempe. Sementara kebutuhan kalsium bisa diperoleh dari sayur-sayuran. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">&#8220;Zat-zat yang ada pada susu bisa diganti dengan makanan lain. Kalau makanan padat sudah cukup kalorinya, maka susu bukan suatu keharusan lagi. Bukannya tidak boleh, melainkan tidak harus,&#8221; lanjut Ketua Lembaga Peningkatan Penggunaan Air Susu Ibu Sint Carolus, Jakarta ini. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">IQ TINGGI </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Pada kesempatan terpisah, Yahya menambahkan, kecukupan makanan pada bayi, bisa dinilai dari berat badan. &#8220;Misalnya, tidak terjadi pengurangan berat badan lebih dari 10 persen atau kurva pertumbuhan berat badannya memuaskan.&#8221; Kenaikan berat badan yang baik, lanjut Yahya, selama triwulan I, berat badan naik 150 sampai 250 gram perminggu, triwulan kedua 500-600 gram per bulan pada triwulan kedua, 350-450 gram perbulan, 250-350 gram perbulan. </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Pada usia 4-5 bulan, berat badan menjadi 2 kali lipat dari berat badan waktu lahir dan menjadi 3 kali lipat pada umur 1 tahun. &#8220;Tentu, semua perkembangan yang mestinya ada pada setiap fase pertumbuhan juga tercapai.&#8221; </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Anggapan bahwa anak yang tidak minum susu formula akan menjadi anak bodoh juga perlu diluruskan. &#8220;Anggapan ini keliru. Yang jelas, kecerdasan berhubungan erat dengan pemberian ASI. Jika ASI diberikan selama 4 sampai 6 bulan, anak akan memiliki kepandaian sampai 8,3 poin lebih tinggi daripada anak yang tidak diberi ASI, yang dinilai pada usia 7 tahun. Bahkan sebuah penelitian mengatakan, IQ anak yang mendapat ASI selama 4-6 bulan bisa lebih tinggi 10 poin,&#8221; ujar Utami. Jadi, sekali lagi, ASI tetap yang terbaik dan terlengkap! </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: small;"><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><em>Hasto Prianggoro.<br />
</em><strong>sumber:</strong> Tabloid Nakita</span></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/seluk-beluk-makanan-bayi/' rel='bookmark' title='SELUK BELUK MAKANAN BAYI'>SELUK BELUK MAKANAN BAYI</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai Promosi Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 17:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini makin banyak pilihan produk dan merek susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan. Meski begitu, sebaiknya orangtua yang memiliki bayi pada usia tersebut harus ekstra hati-hati saat hendak memutuskan memilih susu formula. Sudah sangat sering diulas oleh dokter anak maupun ahli gizi anak bahwa satu-satunya makanan terbaik untuk bayi berusia 0 [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01">Dewasa ini makin banyak pilihan produk dan merek susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan. Meski begitu, sebaiknya orangtua yang memiliki bayi pada usia tersebut harus ekstra hati-hati saat hendak memutuskan memilih susu formula.</span></p>
<p>Sudah sangat sering diulas oleh dokter anak maupun ahli gizi anak bahwa satu-satunya makanan terbaik untuk bayi berusia 0 hingga 6 bulan adalah air susu ibu (ASI). Bahkan para ahli sangat menyarankan agar para ibu memberikan ASI eksklusif atau tak memberi asupan makanan apa pun kepada bayi kecuali ASI selama enam bulan pertama sejak bayi lahir.</p>
<p>&#8220;Sayangnya, pemberian ASI eksklusif ini belum jadi gaya hidup keluarga di berbagai lapisan masyarakat. Padahal, menyusui merupakan cara terbaik dan paling ideal dalam pemberian makanan bayi baru lahir dan bagian tak terpisahkan dari proses reproduksi,&#8221; kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia DKI Jakarta (IDAI Jaya) dr Badriul Hegar SpA (K) (Kompas, 1 April 2006).</p>
<p>Ada berbagai macam alasan yang dikemukakan para ibu untuk tidak memberikan ASI eksklusif, misalnya karena sang ibu bekerja sehingga tidak sempat menyusui bayi secara teratur. &#8220;Saya sengaja memberi susu formula sejak awal, karena nanti setelah cuti hamilnya habis kan saya enggak bisa memberi ASI secara teratur lagi,&#8221; ujar Dewi (31), pialang saham, yang baru saja melahirkan anak pertamanya sebulan lalu.</p>
<p>Belum terbiasanya masyarakat memberikan ASI eksklusif kepada bayi ini menjadi celah pemasaran yang bisa dimanfaatkan produsen susu formula. Selain itu, para produsen juga memberi iming-iming berbagai vitamin dan zat gizi tambahan ke dalam produk mereka, seperti DHA dan AA, yang sering diklaim dapat membantu perkembangan otak bayi.</p>
<p><strong>Ada dalam ASI</strong></p>
<p>Menurut dr IG Ayu Pratiwi Surjadi SpA,MARS, anggota Satuan Tugas ASI IDAI Jaya, DHA (docosahexaenoic acid) dan AA (arachidonic acid/asam arakidonat) memang sangat dibutuhkan bayi, khususnya dalam dua tahun pertama perkembangannya. &#8220;Otak manusia sebenarnya sudah terbentuk 90 persen saat lahir. Setelah kelahiran kemudian terjadi mielinisasi dan sinaptogenesis dalam otak,&#8221; papar dokter yang akrab dipanggil Tiwi ini.</p>
<p>Proses mielinisasi adalah pembentukan selaput mielin atau selimut serabut saraf yang membutuhkan laktosa atau zat gula dari susu. Sementara proses sinaptogenesis adalah proses pembentukan susunan sistem saraf pusat yang membutuhkan DHA dan AA.</p>
<p>&#8220;Namun, zat-zat tersebut baru aktif bila ada enzim yang menyertai. Laktosa baru aktif dalam proses mielinisasi jika ada enzim laktase yang menyertai, sementara DHA/AA baru aktif dalam sinaptogenesis saat ada enzim lipase karena DHA/AA pada dasarnya adalah asam lemak,&#8221; ungkap Tiwi.</p>
<p>Tiwi menambahkan, baik laktosa maupun DHA/AA hanya hadir lengkap dengan enzim-enzimnya dalam ASI. &#8220;Susu formula jenis apa pun, semahal apa pun, meski dibuat semirip mungkin dengan ASI, tetap saja tak ada enzimnya. Jadi, satu-satunya nutrisi terbaik untuk bayi memang hanya ASI,&#8221; katanya.</p>
<p>Tiwi menambahkan, akibat gencarnya promosi susu formula, banyak anggota masyarakat yang mengira DHA/AA tak terkandung dalam ASI. &#8220;Jadi, tolong tekankan DHA/AA yang terbaik itu justru ada di dalam ASI. Komponen apa pun yang dipromosikan ada di dalam susu formula, semuanya sudah ada di ASI,&#8221; kata Tiwi.</p>
<p><strong>Mitos dan promosi</strong></p>
<p>Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Husna Zahir juga mengatakan, pihaknya sama sekali tidak merekomendasikan pemberian susu formula kepada bayi.</p>
<p>&#8220;Susu formula hanya diberikan dalam kondisi-kondisi tertentu yang sangat darurat. Di luar itu, pemakaian susu formula hanya pemborosan belaka,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Husna juga mengungkapkan adanya mitos bahwa bayi sehat adalah bayi yang gemuk. Sementara bayi yang diberi ASI eksklusif memang cenderung tidak menjadi gemuk. &#8220;Mereka kemudian menambahkan susu formula agar bayinya gemuk. Padahal, bayi sehat tidak harus gemuk. Itu cuma mitos,&#8221; ujar Husna.</p>
<p>Husna mengingatkan, kondisi bayi baru lahir masih sangat rentan sehingga harus ekstra hati-hati saat memberi zat makanan dari luar.</p>
<p>&#8220;Klaim-klaim dari produsen bahwa susu formulanya dapat memberi berbagai dampak positif bagi bayi perlu dipertanyakan lebih lanjut. Misalnya, informasi dosis atau jumlah yang tepat supaya dampak tersebut akan terjadi. Selama ini banyak orang merasa aman apabila sudah mengonsumsi susu tersebut karena termakan promosi,&#8221; tambah Husna.</p>
<p>Di atas semuanya, ia juga menyarankan agar masyarakat waspada terhadap penawaran-penawaran susu formula di tempat-tempat pelayanan kesehatan. &#8220;Sekarang ini banyak rumah bersalin yang menawarkan susu formula kepada orangtua bayi yang baru lahir. Itu sebenarnya melanggar kode etik,&#8221; katanya.</p>
<p>Kode etik yang dimaksud Husna adalah Kode Internasional Pemasaran Produk Pengganti ASI (International Code of Marketing of Breast-milk Substitutes) yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1981 lalu.</p>
<p>&#8220;Pemasaran produk susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan seharusnya diatur secara tegas. Kalau perlu ada pelarangan promosi susu formula di tempat-tempat pelayanan medis resmi,&#8221; ujarnya tegas.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: Dahono Fitrianto<br />
<strong>diambil dari</strong>: Kompas Cyber Media, 21 Mei 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebelum Memberi Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 12:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Berikut sejumlah kita yang patut diketahui sebelum membeli dan menyajikan susu formula untuk anak. * Teliti Sebelum Membeli Setiap membeli susu formula, lihat tanggal kadaluarsa. Perhatikan pula kemasannya. Jangan memilih yang sudah penyok atau dusnya terbuka. * Ikuti Petunjuk Pemakaian Bacalah baik-baik petunjuk yang ada pada kemasan sebelum menggunakan susu formula. Buatlah susu formula sesuai [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/' rel='bookmark' title='Seluk Beluk Susu Formula'>Seluk Beluk Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"> </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Berikut sejumlah kita yang patut diketahui sebelum membeli dan menyajikan susu formula untuk anak. </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">* Teliti Sebelum Membeli </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Setiap membeli susu formula, lihat tanggal kadaluarsa. Perhatikan pula kemasannya. Jangan memilih yang sudah penyok atau dusnya terbuka. </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">* Ikuti Petunjuk Pemakaian </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Bacalah baik-baik petunjuk yang ada pada kemasan sebelum menggunakan susu formula. Buatlah susu formula sesuai takaran yang dianjurkan. Lebih baik gunakan air hangat untuk mengencerkan. Takaran yang tidak pas atau air yang dingin bisa mengurangi selera bayi. Jika masih ragu, tanyakan pada dokter anak. </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">* Sterilisasi </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Cuci bersih segala peralatan yang hendak digunakan, seperti sendok, dot, gelas, untuk menghindari kemungkinan kontaminasi. Didihkan selama kurang lebih 10 menit. Setelah dipakai, segera bersihkan kembali dan simpan di tempat tersendiri. </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">* Jangan Tersisa </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Jangan simpan sisa susu dalam dot/gelas untuk kemudian diberikan lagi pada bayi. Berbeda dengan ASI yang mampu tahan sehari dalam kulkas, sisa susu formula akan basi jika terlalu lama disimpan. Lamanya tergantung dari produk yang digunakan. </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">* Tahan Tiga Minggu </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;">Susu dalam kaleng/kemasan yang telah dibuka, umumnya hanya bertahan selama 3 minggu. Jangan menggunakan lebih lama dari itu. Oleh sebab itu, sebaiknya beli dalam kemasan kecil. </span></p>
<p><span style="font-family: Verdana; color: #000000; font-size: x-small;"><em>Hasto</em> </span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/' rel='bookmark' title='Seluk Beluk Susu Formula'>Seluk Beluk Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Susu Formula Merusak Usus Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 08:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri susu formula]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[MALANG, KOMPAS - Sekitar 55,19 persen dari 18.000 ibu melahirkan di Kota Malang pada tahun 2006 lebih memilih susu kaleng bagi bayinya sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Padahal susu kaleng justru bisa merusak fili-fili (rambut halus) usus bayi dan bisa mengganggu kesehatan bayi. ”Yang terbaik bagi bayi adalah ASI. Seberapa mahalnya pun susu kaleng [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Sebelum Memberi Susu Formula'>Sebelum Memberi Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01"><strong>MALANG, KOMPAS -</strong> Sekitar 55,19 persen dari 18.000 ibu melahirkan di Kota Malang pada tahun 2006 lebih memilih susu kaleng bagi bayinya sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Padahal susu kaleng justru bisa merusak fili-fili (rambut halus) usus bayi dan bisa mengganggu kesehatan bayi.</p>
<p>”Yang terbaik bagi bayi adalah ASI. Seberapa mahalnya pun susu kaleng tidak bisa menggantikan ASI, karena ASI dilengkapi antibody yang berguna bagi psikologis dan fisik bayi. Sedangkan susu kaleng justru bisa merusak fili-fili usus bayi saat pertama kali ia lahir langusng mendapatkan susu kaleng,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Asih Tri Rachmi, Minggu (2/12) di Malang.</p>
<p>Jika fili-fili  usus bayi rusak, menurut Asih akan menyebabkan feses bayi menjadi keras.  Akibatnya bisa memicu ambeien atau pendarahan pada bayi, dan jika parah bisa menyebabkan keracunan dalam tubuh bayi karena sistem sekresinya terganggu. ”Kalau fili-fili ini sudah rusak, maka perlu waktu lebih kurang seminggu untuk kembali bisa beradaptasi dengan normal,” ujar Asih.</p>
<p>Saat ini di Kota Malang menurut Asih masih sekitar 50 persen dari 18.000 ibu melahirkan (data 2006) yang menyusui bayinya sendiri. ”Keberhasilan memberikan ASI eksklusif selama enam bulan bukan hanya ada pada si ibu, namun juga lingkungan. Untuk itu perlu dukungan lingkungan agar pemberian ASI eksklusif bisa berhasil,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu upaya yang bisa dilakukan agar pemberian ASI eksklusif bisa berhasil adalah dengan inisiasi dini menyusui. Caranya adalah dengan menaruh bayi di dada sang ibu persis setelah dilahirkan. Saat itu bayi belum dibersihkan, namun hanya sekedar dikeringkan tubuhnya saja. ”Perlakuan alami seperti ini akan membuat bayi dengan refleknya bergerak mencari puting susu ibunya. Dan 100 persen bayi yang dicoba seperti ini bisa menyusu pada ibunya, rata-rata dalam kurun waktu maksimal 1 jam,” ujar Asih. Menurutnya, bayi usai dilahurkn bisa bertahan hingga 10 jam tanpa minum susu.</p>
<p>Jika usai dilahirkan bayi dipisahkan dari ibunya, maka menurut penelitian hanya 20 persen dari bayi-bayi itu yang berhasil memberikan ASI eksklusif. ”Kalau kita lihat, kucing dan anjing usai melahirkan juga tidak dibantu perawat. Toh ana-anak mereka bisa menyusu,” ujar Asih menggambarkan bahwa sejak lahir bayi diberi insting untuk bertahan hidup.</p>
<p>Pemberian ASI selama ini menjadi salah satu indikator keluarga sadar gizi. Dari 855 sampel di Kota Malang, baru 235 keluarga di antaranya yang termasuk sadar gizi. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Malang pun masih sekitar 55,19 persen dari target 80 persen.</p>
<p></span></p>
<p><strong>Laporan Wartawan Kompas Dahlia Irawati</strong><br />
sumber: Kompas Cyber Media, 2 Desember 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Sebelum Memberi Susu Formula'>Sebelum Memberi Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 07:44:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya susu formula]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Evy Rachmawati dan Rien Kuntari Memberikan air susu ibu atau susu botol memang masih menjadi dilema berat bagi ibu bekerja. Namun, sejauh memungkinkan, para peneliti membuktikan bahwa memberikan susu murni alias ASI, kenyataannya jauh lebih menguntungkan dibanding dengan susu botol. Salah satu penelitian menyebutkan, bayi yang mendapatkan air susu ibu (ASI) memiliki rasa aman [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/dha-sulit-diserap-bayi-jangan-terpengaruh-iklan-susu-formula/' rel='bookmark' title='DHA SULIT DISERAP BAYI, JANGAN TERPENGARUH IKLAN SUSU FORMULA'>DHA SULIT DISERAP BAYI, JANGAN TERPENGARUH IKLAN SUSU FORMULA</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/' rel='bookmark' title='Seluk Beluk Susu Formula'>Seluk Beluk Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Evy Rachmawati dan Rien Kuntari</strong></p>
<p>Memberikan air susu ibu atau susu botol memang masih menjadi dilema berat bagi ibu bekerja. Namun, sejauh memungkinkan, para peneliti membuktikan bahwa memberikan susu murni alias ASI, kenyataannya jauh lebih menguntungkan dibanding dengan susu botol. </p>
<p>Salah satu penelitian menyebutkan, bayi yang mendapatkan air susu ibu (ASI) memiliki rasa aman lebih tinggi, terutama ketika tidur. Setidaknya, ia akan terbebas dari bahaya &#8220;tertindih&#8221;. </p>
<p>Penjelasan itu dikemukakan Emma Kitching dari Universitas Durham kepada BBC News. Menurut dia, ibu yang memberikan ASI memiliki kewaspadaan lebih tinggi terhadap keamanan bayi. Secara alamiah ia akan menempatkan diri pada posisi yang aman bagi si bayi. </p>
<p>Dalam arti, secara tidak disadari, si ibu akan menempatkan diri pada posisi tidur yang &#8220;melingkari&#8221; si bayi. Ia melindungi si bayi dengan meletakkan kepala si bayi tepat di dada, kemudian &#8220;mengunci&#8221; si bayi dengan lutut yang diletakkan di bawah kaki mungil bayi. </p>
<p>Sementara ibu yang memberikan susu botol, tanpa disadari akan meletakkan diri sejajar dengan si bayi atau &#8220;adu kepala&#8221;. Dalam arti, kepala si ibu berada tepat satu level dengan kepala si bayi. Lebih parah lagi, tak jarang pula si ibu justru mengambil posisi berbalik dan memunggungi si bayi. </p>
<p>Kesimpulan Emma Kitching diperoleh setelah meneliti sekitar 40 pasangan dan memfilmkan mereka sepanjang malam. Diperoleh kesimpulan, ibu yang memberi ASI secara otomatis akan menempatkan diri pada posisi yang paling aman bagi si bayi. Hal seperti ini, kata Kitching, tidak terjadi pada ibu yang memberi susu botol. &#8220;Ibu yang memberikan ASI akan lebih waspada dan selalu memberikan lingkungan yang protektif bagi si bayi,&#8221; katanya. </p>
<p>Kedekatan sesungguhnya </p>
<p>BBC.co.uk mengatakan, sikap protektif akan muncul dengan sendirinya karena pada saat menyusui akan tercipta kedekatan yang sesungguhnya antara si ibu dan si bayi. Hal itu masih ditambah kontak fisik yang terjadi secara langsung antara ibu dan anak melalui belaian atau usapan lembut si ibu. </p>
<p>Ikatan perasaan yang begitu kuat ini akhirnya membuat hubungan ibu dengan si bayi terjalin secara alamiah. Selain itu, kondisi ini juga memungkinkan terjadinya rasa saling memahami meski keduanya menggunakan &#8220;bahasa&#8221; yang berbeda. Pada tahap ini pula komunikasi antara ibu dan anak akan tercipta dengan lebih baik. </p>
<p>Lebih jauh, para peneliti mengatakan, jika lebih banyak ibu yang memberikan ASI, setidaknya sekitar 10 hingga 15 persen masalah obesitas akan terkurangi. Karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan memberi ASI eksklusif selama enam bulan pertama. &#8220;Penemuan kami menunjukkan ASI berkaitan erat dengan menurunnya risiko kegemukan di masa kanak-kanak,&#8221; kata Dr John Reilly, peneliti dari Fakultas Masalah Nutrisi Universitas Glasgow kepada BBC News. </p>
<p>Kesimpulan itu ia peroleh dengan meneliti 32.000 anak. Ditemukan obesitas pada anak-anak yang mendapatkan ASI 30 persen lebih rendah dibanding mereka yang tidak mendapat ASI. Penelitian yang dilakukan selama tiga tahun itu juga menunjukkan, 4,5 persen anak yang diberi susu botol akan mengalami obesitas pada umur lima atau enam tahun. Sedangkan kasus kegemukan pada bayi yang diberi ASI hanya sekitar 2,8 persen. BBC.co.uk menjelaskan, kurangnya risiko obesitas terjadi karena ASI secara otomatis membantu memobilisasi lemak yang tersimpan di dalam tubuh. </p>
<p>Sebelumnya, tahun 2001, mengutip jurnal American Medical Association, BBC mengatakan, bayi yang diberi ASI cenderung lebih langsing di masa remajanya nanti. &#8220;Karena itu, ASI juga potensial dan sangat berguna sebagai strategi populasi dalam mencegah obesitas,&#8221; kata Dr John Reilly. Brenda Phipps dari National Childbirth Trust menegaskan, ASI masih tetap yang terbaik. </p>
<p>Alasan utama adalah karena ASI secara otomatis akan diproduksi oleh ibu yang melahirkan. Karena itu tidak harus dibeli. Kandungan dan nutrisi ASI ini sangat dibutuhkan oleh bayi pada enam bulan pertama. ASI mengandung antibodi yang membantu melindungi bayi dari infeksi. Antibodi ini sebenarnya diciptakan oleh si ibu sebagai respons atas kuman yang muncul di dalam ASI. </p>
<p>Karena itu, ASI sekaligus mengurangi risiko bayi terkena alergi seperti eksema, asma, diabetes anak-anak, serta infeksi telinga. Sementara bagi ibu, meski tidak berarti membebaskan, ASI mengurangi risiko terkena kanker ovarium maupun payudara. </p>
<p>Walau terbukti sangat bermanfaat, wanita kulit putih tidak tertarik. Memang 69 persen kaum wanita bersedia memberi ASI. Namun, 21 persen di antara mereka berhenti pada malam keempat dan 36 persen berhenti pada minggu keenam. </p>
<p>Masih menurut penelitian BBC, hanya 67 persen wanita kulit putih yang bersedia memberi ASI. Jumlah itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan perempuan Asia atau Afrika, tepatnya kulit hitam. Pemberian ASI pada perempuan Asia mencapai 87 persen, sementara kulit hitam 95 persen. </p>
<p>ASI dan susu botol </p>
<p>Untuk menyiasati pemberian ASI, banyak ibu bekerja yang kemudian mencoba mengombinasikan ASI dengan susu botol. Kombinasi seperti ini memang tidak dilarang. Namun, harus dilakukan dengan sangat hati-hati. ASI tercipta sebagai respons langsung atas kebutuhan makan si bayi. Karena itu, memberikan susu botol di tengah-tengah pemberian AS dikhawatirkan memengaruhi persediaan ASI. </p>
<p>Walau begitu, kombinasi ini masih memungkinkan sejauh dikonsultasikan sungguh-sungguh dengan ahli kesehatan. Namun, akan jauh lebih baik jika diberikan pada saat pemberian ASI sudah benar-benar mapan sehingga ASI tidak terkena dampak dari susu formula. Saat terbaik penggabungan ini setelah minggu kelima atau keenam. Selain itu, disarankan memberikan ASI terlebih dulu baru susu botol untuk mencegah berkurangnya jumlah pasokan ASI.</p>
<p>sumber: Harian Kompas, Jumat, 04 Agustus 2006</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/dha-sulit-diserap-bayi-jangan-terpengaruh-iklan-susu-formula/' rel='bookmark' title='DHA SULIT DISERAP BAYI, JANGAN TERPENGARUH IKLAN SUSU FORMULA'>DHA SULIT DISERAP BAYI, JANGAN TERPENGARUH IKLAN SUSU FORMULA</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/' rel='bookmark' title='Seluk Beluk Susu Formula'>Seluk Beluk Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 11:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Kompas &#8211; Masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air diimbau tidak panik dengan kenaikan harga susu di tingkat konsumen, khususnya susu formula. Sebab, kebutuhan gizi anak di bawah usia lima tahun bisa dipenuhi melalui pemberian air susu ibu dan makanan pendamping air susu ibu. &#8220;Meningkatnya harga susu formula seharusnya membuat masyarakat kembali menyusui bayi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Kompas &#8211; Masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air diimbau tidak panik dengan kenaikan harga susu di tingkat konsumen, khususnya susu formula. Sebab, kebutuhan gizi anak di bawah usia lima tahun bisa dipenuhi melalui pemberian air susu ibu dan makanan pendamping air susu ibu.</p>
<p>&#8220;Meningkatnya harga susu formula seharusnya membuat masyarakat kembali menyusui bayi dengan air susu ibu (ASI). Sebab, ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. Kandungan lemak, karbohidrat, zat gizi lain, terutama zat antibodi, dalam ASI tidak akan diperoleh dalam susu formula mana pun,&#8221; kata Wakil Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Rahmah Housniati, Kamis (5/7) di Jakarta.</p>
<p>Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), cakupan ASI eksklusif enam bulan menurun dari 42,5 persen (1997) menjadi 39,5 persen (2002). Sementara penggunaan susu formula justru meningkat lebih dari tiga kali lipat selama lima tahun dari 10,8 persen (1997) menjadi 32,5 persen (2002).</p>
<p>Di tempat terpisah, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan, pemerintah akan memasok makanan pendamping (MP) ASI berupa biskuit dan bubuk ke seluruh pos pelayanan terpadu di Indonesia. Persediaan penyangga MP-ASI di tiap provinsi akan dibagikan kepada keluarga miskin.</p>
<p>Pemerintah berencana melancarkan operasi pasar terkait harga susu dan sedang mempertimbangkan kemungkinan mendirikan pabrik susu. &#8220;Pemerintah tidak perlu punya satu badan usaha dagang. Kalau punya pabrik, bukan berupa perseroan terbatas (PT), tetapi berbentuk badan layanan umum,&#8221; kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie.</p>
<p>Direktur Bina Gizi Masyarakat Ina Hernawati menuturkan, kenaikan harga susu seharusnya tidak menimbulkan kepanikan masyarakat. Sebab, bayi usia nol hingga enam bulan idealnya mendapat ASI secara eksklusif. Usia 6-24 bulan, bayi tetap diberi ASI ditambah MP-ASI. &#8220;Setelah dua tahun, balita dapat diperkenalkan dengan makanan keluarga bergizi seimbang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Departemen Kesehatan memutuskan tidak menyediakan susu murah, tetapi mengirim sekitar 5.000 ton biskuit dan ribuan ton MP-ASI bubuk ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota di seluruh provinsi sejak Kamis (5/7). Bantuan didistribusikan ke posyandu.</p>
<p>&#8220;Kami akan membuat surat edaran ke dinkes provinsi untuk menggunakan persediaan penyangga (buffer stock) MP-ASI yang ada,&#8221; tambahnya. Di wilayah DKI Jakarta, Depkes mengirim 87 ton MP-ASI dan 180 ton biskuit ke 3.673 posyandu.</p>
<p>Guru besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor Prof Ali Khomsan menyatakan, masyarakat dapat beralih ke susu UHT (ultra high temperature) dan susu sapi segar. &#8220;Apalagi untuk anak di atas usia satu tahun sudah dapat minum susu sapi segar yang lebih murah daripada susu UHT,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: LOK/EVY<br />
<strong>diambil dari</strong>: Kompas Cyber Media, 06 Juli 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Turun, Jumlah Bayi Yang Dapat ASI Eksklusif</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/turun-jumlah-bayi-yang-dapat-asi-eksklusif/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/turun-jumlah-bayi-yang-dapat-asi-eksklusif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2007 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri susu formula]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pemberian asi]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KCM - Gencarnya promosi susu formula ditengarai menjadi penyebab menurunnya jumlah bayi yang mendapat Air Susu Ibu (ASI) secara ekslusif. Berdasarkan survei demografi dan kesehatan Indonesia di tahun 1997 dan 2003, angka pemberian ASI ekslusif turun dari 49 persen menjadi 39 persen, sedangkan penggunaan susu botol naik tiga kali lipat. Informasi tersebut disampaikan Ketua Badan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/asi-eksklusif-turunkan-diare-pada-bayi/' rel='bookmark' title='ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi'>ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/program-asi-eksklusif-hingga-bayi-enam-bulan/' rel='bookmark' title='Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan'>Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/info-asi/setiap-tahun-30-ribu-anak-dapat-diselamatkan-dengan-pemberian-asi/' rel='bookmark' title='Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI'>Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, KCM - </strong>Gencarnya promosi susu formula ditengarai menjadi penyebab menurunnya jumlah bayi yang mendapat Air Susu Ibu (ASI) secara ekslusif. Berdasarkan survei demografi dan kesehatan Indonesia di tahun 1997 dan 2003, angka pemberian ASI ekslusif turun dari 49 persen menjadi 39 persen, sedangkan penggunaan susu botol naik tiga kali lipat.</p>
<p>Informasi tersebut disampaikan Ketua Badan Kerja Peningkatan Penggunaan Air Susu Ibu (BKPP-ASI),  dr.Dien Sanyoto Besar, SpA terkait dengan pembahasan rancangan peraturan pemerintah mengenai pemasaran makanan pengganti ASI (RPP PASI). Selain melalui iklan di media dan promosi di pertokoan, para produsen susu formula juga aktif berpromosi di rumah sakit serta melalui petugas pelayan kesehatan, seperti dokter.</p>
<p>Berdasarkan monitoring yang dilakukan oleh BKPP-ASI, banyak rumah sakit bersalin yang tidak mendukung pemberian ASI. &#8220;Seharusnya bayi yang baru dilahirkan ditaruh di dada ibunya agar refleksnya berkembang dan produksi susu ibunya meningkat, tapi ini malah justru dipisahkan, ada yang sehari kemudian baru dipertemukan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Padahal berdasarkan rekomendasi internasional, bayi yang baru lahir harus langsung diberi ASI, maksimal satu jam setelah lahir. &#8220;Nyatanya banyak yang justru diberi susu formula dengan alasan susu ibu tidak keluar&#8221;, kata Dien.</p>
<p>Ditambahkan oleh Dien, pelanggaran lain yang dibuat pihak RS adalah pemberian sampel susu kaleng secara gratis pada pasien. &#8220;Ibu yang baru pulang dari RS banyak yang diberi oleh-oleh susu kaleng gratis,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Dien, kini semakin banyak ibu-ibu yang tidak percaya diri dengan manfaat dari kandungan ASI akibat pengaruh iklan yang mengidealkan kandungan zat gizi terdapat dalam susu formula. &#8220;Tidak ada ASI yang tidak bagus, bahkan ASI mengandung zat yang meningkatkan kekebalan tubuh bayi,&#8221; paparnya.</p>
<p>Berdasarkan survei yang dilakukan oleh oleh Hellen Keller International di tahun 2002 di Indonesia, kini rata-rata bayi Indonesia hanya mendapatkan ASI esklusif selama 1,7 bulan, padahal berdasarkan kajian WHO yang dituangkan dalam Kepmen No.450 tahun 2004 menganjurkan agar bayi diberikan ASI Esklusif selama 6 bulan.  &#8220;Turunnya angka ini juga terkait dengan pengaruh sosial budaya di masyarakat, yang menganjurkan agar bayi diberi makanan tambahan sebelum usianya 6 bulan,&#8221; tutur Dien.<br />
 <br />
Ditambahkan oleh Dien setiap bayi seharusnya mendapat ASI, termasuk juga bayi yang lahir prematur, serta bayi yang lahir dengan kondisi lemah. &#8220;Kalau nggak bisa minum langsung dari ibu, bisa diberikan lewat selang,&#8221; kata perempuan yang juga seorang dokter anak ini.</p>
<p>ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi untuk bertahan hidup pada enam bulan pertama, mulai dari hormon, antibodi, faktor kekebalan, sampai antioksidan. Selain itu, ibu yang menyusui akan memiliki kedekatan yang sesungguhnya dengan si bayi. Hal itu masih ditambah kontak fisik yang terjadi secara langsung lewat belaian atau usapan lembut si ibu saat menyusui bayinya.</p>
<p>Penulis: An<br />
sumber: Kompas Cyber Media, 7 Maret 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/kesehatan-ibu-bayi/asi-eksklusif-turunkan-diare-pada-bayi/' rel='bookmark' title='ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi'>ASI Eksklusif Turunkan Diare Pada Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/diet-ibu-anak/program-asi-eksklusif-hingga-bayi-enam-bulan/' rel='bookmark' title='Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan'>Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/info-asi/setiap-tahun-30-ribu-anak-dapat-diselamatkan-dengan-pemberian-asi/' rel='bookmark' title='Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI'>Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/turun-jumlah-bayi-yang-dapat-asi-eksklusif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2007 00:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS - Departemen Kesehatan dan Unicef mengingatkan bahayanya menyumbang susu formula dan susu bubuk kepada korban banjir. Meskipun disertai etiket baik, disarankan susu formula dan susu bubuk sebaiknya tidak disumbangkan, dan hanya diberikan apabila pemakaiannya dapat ditargetkan dan dimonitor dengan hati-hati. Demikian dikemukakan Kepala Komunikasi Publik Departemen Kesehatan (Depkes) dr Lily Sulistyowati dan Unicef [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/' rel='bookmark' title='Seluk Beluk Susu Formula'>Seluk Beluk Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, KOMPAS </strong>- Departemen Kesehatan dan Unicef mengingatkan bahayanya menyumbang susu formula dan susu bubuk kepada korban banjir. Meskipun disertai etiket baik, disarankan susu formula dan susu bubuk sebaiknya tidak disumbangkan, dan hanya diberikan apabila pemakaiannya dapat ditargetkan dan dimonitor dengan hati-hati.</p>
<p>Demikian dikemukakan Kepala Komunikasi Publik Departemen Kesehatan (Depkes) dr Lily Sulistyowati dan Unicef di Jakarta, Senin (12/1). Dalam keadaan normal saja, anak yang diberi susu formula kemungkinan terserang penyakit, dan angka kematian karena infeksi lebih tinggi daripada yang diberi air susu ibu (ASI).</p>
<p>Risiko terkena penyakit dan mati karena infeksi lebih besar dalam kondisi air bersih dan sanitasi sangat terbatas, sebagaimana terjadi akhir-akhir ini di Jakarta akibat banjir. Indonesia sudah mengalami konsekuensi negatif dari susu formula dan bentuk lain dari susu yang dibagikan, saat bencana lain terjadi di Yogyakarta dan Aceh.</p>
<p>Survei bersama yang diadakan Depkes dan Unicef menyatakan, pada sekitar 80 persen bayi dan anak di bawah usia dua tahun penerima bantuan susu formula atau susu bubuk setelah gempa di Yogyakarta, ditemukan kenaikan 600 persen anak yang menderita diare. Diare terjadi dua kali lebih banyak pada mereka yang menerima bantuan susu formula daripada yang tidak.</p>
<p>Tersedianya banyak susu formula atau susu bubuk menyebabkan para ibu beralih dari menyusui ke pemberian makanan artifisial. Sebulan setelah gempa di Yogyakarta, misalnya, proporsi pemberian makanan artifisial pada bayi meningkat dua kali lipat.</p>
<p>Depkes dan Unicef menyatakan, menyusui memberikan gizi yang optimal pada anak dan memberi perlindungan antibodi yang tidak dapat digantikan oleh susu formula. Pada kenyataannya, menyusui telah terbukti sebagai pendekatan kesehatan masyarakat yang paling efektif untuk mencegah kematian anak. Penelitian data dari 42 negara menunjukkan bahwa menyusui secara eksklusif saja dapat mencegah 13 persen kematian bayi dan anak, angka tertinggi jika dibandingkan dengan keikutsertaan yang lain.</p>
<p>Unicef, WHO, dan Depkes merekomendasikan untuk menyusui sesegera mungkin dalam waktu empat jam setelah kelahiran, menyusui secara eksklusif selama enam bulan pertama dilanjut- kan dengan menyusui dan makanan tambahan yang cukup dari usia enam bulan sampai dua tahun.</p>
<p>Akibat banjir di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Bara, hingga Minggu (11/2) pukul 19.00 jumlah korban meninggal 68 orang, pengungsi 328.358 orang, pasien rawat inap 508 orang di 15 rumah sakit di Jakarta. Pasien rawat jalan 189.746 jiwa dan yang dirujuk tiga orang. Pasien ditangani di 227 pos kesehatan.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: Lok<br />
Diambil: Kompas Cyber Media, 13 Februari 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/selu-beluk-susu-formula/' rel='bookmark' title='Seluk Beluk Susu Formula'>Seluk Beluk Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DHA SULIT DISERAP BAYI, JANGAN TERPENGARUH IKLAN SUSU FORMULA</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/dha-sulit-diserap-bayi-jangan-terpengaruh-iklan-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/dha-sulit-diserap-bayi-jangan-terpengaruh-iklan-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2006 00:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya susu formula]]></category>
		<category><![CDATA[dha sulit diserap bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA (MEDIA) : Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid (DHA) yang berlebihan akan membahayakan metabolisme tubuh. Sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan yang lebih berat untuk mengeluarkan asam lemak esensial tersebut. Spesialis penyakit anak Dr. Utami Roesli MBA, mengutip hasil penelitian yang dilaksanakan di Australia, Amerika Serikat maupun Eropa, bahwa di tiga kawasan negara maju ini, belum dihasilkan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (MEDIA) : Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid (DHA) yang berlebihan akan membahayakan metabolisme tubuh. Sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan yang lebih berat untuk mengeluarkan asam lemak esensial tersebut.</p>
<p>Spesialis penyakit anak Dr. Utami Roesli MBA, mengutip hasil penelitian yang dilaksanakan di Australia, Amerika Serikat maupun Eropa, bahwa di tiga kawasan negara maju ini, belum dihasilkan efektifitas dari penambahan DHA dalam produk susu maupun makanan bayi dan anak-anak termasuk untuk ibu hamil. &#8220;Jadi belum ada anjuran untuk menambahkan unsur asam linoleat dan asam linolenat itu ke dalam susu&#8221;, ujarnya kepada Media, kemarin di Jakarta. Lebih jauh ditegaskan, seperti juga lemak susu sapi, maka asupan DHA tsb. tersebut bukan merupakan ikatan rantai panjang, sehingga masih sulit diserap oleh pencernaan bayi. Terlebih lagi, katanya, karena susu yang akan dikonsumsi ini harus dibuat dengan menggunakan air panas hingga mengalami proses pemanasan. Akibatnya, aktifitas enzim desaturase dan elongase yang memfasilitasi pembentukan DHA dalam tubuh secara otomatis hancur.</p>
<p>Karena itu, Utami, sebagai pakar air susu ibu (ASI) mengingatkan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, supaya jangan terpengaruh terhadap iklan susu dan makanan pendamping ASI yang mengandung DHA dengan iming- iming mampu meningkatkan kecerdasan bayi. &#8220;Asam lemak esensial tersebut justru cukup terkandung dalam ASI, bahkan unsur DHA-nya tergolong ikatan rantai panjang yang sangat mudah diserap pencernaan bayi&#8221;, ujarnya. Karena itu dia menganjurkan agar bayi diberikan ASI sejak lahir sampai umur 4 bulan, karena asam lemak ASI juga terdiri dari asam arakidonat. &#8220;Berarti, kandungannya melebihi unsur asam linoleat dan asam linolenat&#8221;.</p>
<p>Setelah empat bulan, katanya, bayi dapat diberikan tempe yang mengandung pula asam linoleat maupun asam linolenat karena lemaknya termasuk ikatan rantai panjang. Utami menjelaskan, setelah mencapai umur enam bulan,bayi juga dapat diberikan ikan laut, yang secara alami mengandung pula kedua asam lemak itu tanpa harus mengonsumsi susu formula.</p>
<p>Menyesatkan Ketua Lembaga Peningkatan Penggunaan ASI Rumah Sakit Saint Carolus ini mengakui, semboyan &#8220;Empat Sehat Lima Sempurna&#8221; yang berlaku sejak dulu dinilai telah menyesatkan masyarakat. &#8220;Orang beranggapan konsumsi makanan sehari-hari belum sempurna jika tidak minum susu. Susu bukan berarti tidak penting, namun bukan segala-galanya&#8221;, tegasnya lagi. Dia bahkan melihat iklan susu maupun makanan bayi dan anak-anak yang diimplementasi dengan DHAcenderung menyesatkan masayarakat, karena produsen memanfaatkan kebodohan konsumen yang tak memahami manfaat sesungguhnya dari unsur tambahan tersebut.</p>
<p>Sementara, kalangan spesialis gizi di Indonesia umumnya menyatakan masih awam terhadap kandungan DHA dalam susu. Karena sampai sejauh ini, belum pernah dilakukan penelitian tentang manfaatnya. Dokter Soebagyo Sumodihardjo MSc, pakar gizi dari bagian Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengungkapkan pihaknya baru mengetahui hal itu dari media massa . Ketika ditemui Media usai pembukaan lokakarya &#8220;Pemerataan serta Peningkatan Pemanfaatan Lulusan Pendidikan Tenaga Kesehatan di Sektor Non-Departemen Kesehatan dan Kesejahteraaan Sosial&#8221; kemarin di Jakarta, dia belum bersedia dimintai komentarnya. &#8220;Saya baru mengkliping dan belum membaca literatur&#8221;, ujarnya. Dia berjanji memberitahukan hal tersebut seminggu kemudian setelah segala informasi dikumpulkan dari berbagai sumber.</p>
<p>Spesialis Anak Dr. Sri S. Nasar sebelumnya menginformasikan bahwa overdosis DHA pada manusia, sejauh ini baru terlihat dialami orang Eskimo yang banyak mengkonsumsi ikan laut. Dikatakan bahwa gejalanya berupa perdarahan, mirip flek-flek berwarna kebiruan di kulit. &#8220;Efek yang lain baru ditemukan pada monyet maupun tikus, tapi gejalanya berbeda&#8221;. (Rse/V-1)</p>
<p><em>JAKARTA, JUM&#8217;AT 22 SEPTEMBER 2000, HARIAN MEDIA INDONESIA &#8211; HAL 9</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/dha-sulit-diserap-bayi-jangan-terpengaruh-iklan-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shelomita: Pilihan Paling Ideal..!</title>
		<link>http://menyusui.net/selebriti-menyusui/shelomita-pilihan-paling-ideal/</link>
		<comments>http://menyusui.net/selebriti-menyusui/shelomita-pilihan-paling-ideal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2004 09:54:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selebriti Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Sesuai nasihat orangtua, Shelomita (28) berusaha memberikan ASI kepada anak pertamanya, Arya Fattah. Rencananya hingga si kecil berusia dua tahun, tapi saat baru berumur 8 bulan, air susu yang keluar mulai berkurang. musikmu.com “Saya takut dia tidak kenyang, apalagi baru dikasih ASI langsung tidur. Sejak itu saya berikan PASI. Saya memilih PASI yang sesuai dengan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/shannaz-haque-jadi-sehat-dan-langsing/' rel='bookmark' title='Shannaz Haque: Jadi Sehat dan Langsing..!'>Shannaz Haque: Jadi Sehat dan Langsing..!</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/nugie-dukung-istri-menyusui/' rel='bookmark' title='Nugie Dukung Istri Menyusui'>Nugie Dukung Istri Menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: x-small; font-family: Arial;"> </span></p>
<ul>
<li><strong><span style="FONT-SIZE: 11pt; mso-bidi-font-size: 12.0pt">Sesuai nasihat orangtua, Shelomita (28) berusaha memberikan ASI kepada anak pertamanya, Arya Fattah. Rencananya hingga si kecil berusia dua tahun, tapi saat baru berumur 8 bulan, air susu yang keluar mulai berkurang.</span></strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal">
<table border="0" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://menyusui.net/images/shelo.jpg" alt="Shelomita" width="150" height="113" /></td>
</tr>
<tr>
<td align="right"><span style="font-size: xx-small; font-family: arial;"><strong>musikmu.com</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>“Saya takut dia tidak kenyang, apalagi baru dikasih ASI langsung tidur. Sejak itu saya berikan PASI. Saya memilih PASI yang sesuai dengan usia bayi, memiliki rasa yang sama dengan ASI, tidak terlalu kental atau manis, dan memiliki kandungan lengkap seperti DHA dan vitamin,&#8221; papar putri artis Marini ini.</p>
<p class="MsoNormal">Satu hal yang tak lupa ia perhatikan adalah menjaga komunikasi saat memberikan PASI (pengganti air susu ibu). Sebisa mungkin ia sendiri yang memberikan PASI kepada bayinya. &#8220;Saya yang membuat dan memberikannya. Saya juga berusaha menciptakan suasana seperti kalau sedang menyusui,&#8221; ungkap istri Arya Fajar Faizal Diah ini.</p>
<p class="MsoNormal">Meski terpaksa menambahkan susu pengganti, ia menilai bahwa ASI jauh lebih bermanfaat dan merupakan pilihan paling ideal. Sementara PASI lebih merupakan alternatif. Ia pun berharap para ibu yang produksi ASI-nya baik, agar mencurahkan perhatian penuh kepada bayinya. 28)</p>
<p class="MsoNormal">
<table border="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://menyusui.net/images/shelo3.jpg" alt="Shelomita3" width="169" height="219" /></td>
</tr>
<tr>
<td align="right"><span style="font-size: xx-small; font-family: arial;"><strong>hanyawanita.com</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&#8220;Artinya, jangan setengah-setengah. Banyak ibu lupa atau enggan memberikan ASI karena alasan sibuk mengejar karir. Padahal, setiap perempuan memiliki tugas untuk memberikan kasih sayang kepada anaknya melalui ASI. Saya hampir 20 kali bangun untuk menyusui, walau dalam kondisi tertentu harus menggunakan PASI ,&#8221; tambah perempuan kelahiran Jakarta, 26 November 1974 ini.</p>
<p class="MsoNormal">Saat masih menyusui ia rajin mengonsumsi sayur katuk dan air kacang hijau. Selain membantu produksi air susu, kebiasaan itu juga memperkaya gizi ASI yang dibutuhkan bayi. @ Lalang Ken Handita</p>
<p class="MsoNormal">sumber: Kompas Cyber Media, 22 Mei 2003</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/shannaz-haque-jadi-sehat-dan-langsing/' rel='bookmark' title='Shannaz Haque: Jadi Sehat dan Langsing..!'>Shannaz Haque: Jadi Sehat dan Langsing..!</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/nugie-dukung-istri-menyusui/' rel='bookmark' title='Nugie Dukung Istri Menyusui'>Nugie Dukung Istri Menyusui</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/selebriti-menyusui/shelomita-pilihan-paling-ideal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

