Gizi untuk Ibu Menyusui

Selamat atas kelahiran si buah hati! Akhirnya si buah hati yang dinanti-nanti hadir juga dalam pelukan. Sebagai ibu yang baru melahirkan, tak heran bila perhatian Ibu sepenuhnya diberikan pada si buah hati. Sampai-sampai Ibu ‘lupa’ dengan kondisi Ibu sendiri. Padahal, setelah melahirkan, masih ada tugas berat menanti Ibu, yaitu menyusui si kecil yang membutuhkan kesehatan yang prima serta kalori lebih banyak lagi ketimbang di masa hamil.

Salah satu keberhasilan Ibu menyusui sangat ditentukan oleh pola makan, baik di masa hamil maupun setelah melahirkan. Agar ASI Ibu terjamin kualitas maupun kuantitasnya, makanan bergizi tinggi dan seimbang perlu dikonsumsi setiap harinya. Artinya, Ibu harus menambah konsumsi karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh selama menyusui. Bila kebutuhan ini tidak terpenuhi, selain mutu ASI dan kesehatan Ibu terganggu, juga akan mempengaruhi jangka waktu Ibu dalam memproduksi ASI.

Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa Ibu dengan gizi yang baik, umumnya mampu menyusui bayinya selama minimal 6 bulan. Sebaliknya pada Ibu yang gizinya kurang baik, biasanya tidak mampu menyusui bayinya dalam jangka waktu selama itu, bahkan tak jarang air susunya tidak keluar.

Mengingat pentingnya ASI pada tumbuh kembang si kecil di masa awal kehidupannya, ada baiknya bila Ibu mengupayakan agar ASI yang bermutu baik dapat diberikan pada si kecil seoptimal mungkin. Caranya? Disini akan dibagikan kiat untuk mengoptimalkan ASI lewat makanan bergizi, berikut aneka menu dan resep praktis yang tepat untuk ibu menyusui. Tak hanya itu, juga akan dibagikan kiat-kiat khusus tentang cara tepat menurunkan berat badan setelah melahirkan tanpa harus melakukan diet ketat yang dampaknya tentu tak baik untuk ibu menyusui.

Jadikan masa-masa menyusui sebagai masa-masa indah tak terlupakan bersama si buah hati!

sumber: Info-sehat.com

Speak Your Mind

*

Current day month ye@r *