<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menyusui.net &#187; inisiasi menyusui dini</title>
	<atom:link href="http://menyusui.net/tag/inisiasi-menyusui-dini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menyusui.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 05:01:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Menyusui pun Butuh Bantuan Ayah</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/menyusui-pun-butuh-bantuan-ayah/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/menyusui-pun-butuh-bantuan-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 02:48:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Problem Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[ayah menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[inisiasi menyusui dini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[MENYUSUI merupakan proses belajar. Bukan hanya bagi ibu, tetapi juga bayi dan anggota keluarga lainnya, termasuk ayah. Diperlukan hubungan pola menyusui tripartit antara ayah, ibu, dan bayi. Hal ini terbukti dari hasil disertasi Strategic Roles of Fathers in Optimizing Breastfeeding Practices: A Study in an Urban Setting of Jakarta yang dilakukan Ir. Judhiastuty Februhartanty, MSc, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/kiat-agar-proses-menyusui-berjalan-lancar/' rel='bookmark' title='Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar'>Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MENYUSUI merupakan proses belajar. Bukan hanya bagi ibu, tetapi juga bayi dan anggota keluarga lainnya, termasuk ayah. Diperlukan hubungan pola menyusui tripartit antara ayah, ibu, dan bayi.</p>
<p>Hal ini terbukti dari hasil disertasi <em>Strategic Roles of Fathers in Optimizing Breastfeeding Practices: A Study in an Urban Setting of Jakarta</em> yang dilakukan Ir. Judhiastuty Februhartanty, MSc, untuk meraih program doktor di FKUI. Hasil disertasi dengan nilai judisium cum laude dipaparkan Januari lalu di FKUI dengan promotor Prof. DR. Rulina Suradi, Sp.A(K), IBCLC.</p>
<p>Penelitian tersebut melibatkan 536 pasangan suami-istri yang punya bayi berusia 0-6 bulan di enam wilayah Jakarta Selatan. Responden adalah ibu rumah tangga yang secara umum terlihat sehat dan tinggal dalam satu rumah dengan ayah kandung bayi, ibu pernah menyusui, dan ibu melahirkan bayi tunggal cukup bulan melalui persalinan normal.</p>
<p>Peran ayah ditentukan berdasarkan tindakan ayah selama masa kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan ibu. Berbagai tindakan ayah selama masa tersebut dijabarkan. Setiap tindakan positif yang dilakukan ayah dianggap sebagai tindakan yang mendukung.</p>
<p>Berdasarkan tipologi peran ayah yang diterapkan pada studi ini, diperoleh hasil bahwa peran 1 (mencari informasi mengenai pemberian ASI dan pola pemberian makan bayi) dipraktikkan oleh 38 persen ayah, peran 2 (berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mengenai cara pemberian makan saat ini) oleh 23,1 persen, peran 3 (memilih tempat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, persalinan, dan pemeriksaan kesehatan pasca persalinan) 74,8 persen ayah, peran 4 (tingkat keterlibatan ayah selama kunjungan pemeriksaan kehamilan) oleh 53,9 persen ayah, peran 5 (memiliki sikap positif terhadap kehidupan pernikahan mereka) oleh 60,3 persen ayah, dan peran 6 (terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan anak) oleh 56,5 persen ayah.</p>
<p>Dalam penelitian ini berhasil dibuat profil rumah tangga tipe A, B, C, D atas dasar karakteristik yang dimiliki ayah dan praktik pemberian ASI oleh ibu. Ayah dan ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai hal-hal yang terkait dengan pemberian ASI, saling berinteraksi satu sama lain, telah membangun hubungan yang baik dalam pengasuhan anak secara bersama-sama, diketahui sebagai faktor kunci yang memengaruhi secara positif praktik pemberian ASI eksklusif.</p>
<p>Sebaliknya, ibu bekerja, pasangan suami istri yang kurang memiliki pengetahuan serta memiliki pembagian yang sangat kaku mengenai domain laki-laki dan perempuan, diketahui sebagai faktor kunci kegagalan ibu dalam mempraktikkan pemberian ASI eksklusif.</p>
<p>Dalam presentasinya, Judhy menyarankan pentingnya pemberian informasi tentang ASI eksklusif dan inisiasi menyusu dini sebelum berlangsungnya masa kehamilan kepada ayah dan ibu. Jangan sampai timbul salah pengertian dari orangtua yang merasa anaknya menjadi inferior karena hanya diberi ASI.</p>
<p>Author : Diana Yunita Sari<br />
Source : Gaya Hidup Sehat<br />
diambil dari: kompas.com</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/kiat-agar-proses-menyusui-berjalan-lancar/' rel='bookmark' title='Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar'>Kiat Agar Proses Menyusui Berjalan Lancar</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/menyusui-pun-butuh-bantuan-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 17:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[imd]]></category>
		<category><![CDATA[inisiasi menyusui dini]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat asi untuk bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Laporan Wartawan Kompas Yenti Aprianti BANDUNG, KOMPAS- Setiap hari 430 balita di Indonesia meninggal. Data tersebut didapat dari The World Health Report tahun 2005. Padahal dengan inisiasi menyusui  dini kematian pada bayi bisa terus ditekan. Dr Utami Roesli, Ketua Sentral Lataksi Indonesia mengatakan jika bayi diberi air susu ibu atau ASI ekslusif selama enam bulan dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/' rel='bookmark' title='Annisa Pohan Menyusui Dini'>Annisa Pohan Menyusui Dini</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Laporan Wartawan Kompas Yenti Aprianti</p>
<p></strong></p>
<p>BANDUNG, KOMPAS- Setiap hari 430 balita di Indonesia meninggal. Data tersebut didapat dari The World Health Report tahun 2005. Padahal dengan inisiasi menyusui  dini kematian pada bayi bisa terus ditekan.</p>
<p>Dr Utami Roesli, Ketua Sentral Lataksi Indonesia mengatakan jika bayi diberi air susu ibu atau ASI ekslusif selama enam bulan dan diteruskan hingga 11 bulan, lalu diberi makanan keluarga setelah usia 11 bulan maka jumlah balita yang meninggal  bisa ditekan hingga 41 persen.<br />
 <br />
Utami menjelaskan hal tersebut para dokter dari berat bagai rumah sakit, bidan, dan perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat yang menitikberatkan perhatian pada keluarga. Acara Workshop Inisiasi Menyusui Dini Mencegah Kematian Neonatal ini dilaksanakan di Hotel Savoy Homann, Selasa (6/11).<br />
 <br />
Hal utama dalam inisiasi menyusui dini adalah memberikan kesempatan pada bayi dan ibunya segera berinteraksi setelah proses kelahiran. Pada metode konvensional, setelah lahir bayi dibersihkan dan dibalut selimut. Lalu dipisahkan dengan ibunya karena ibunya akan dibersihkan juga.<br />
 <br />
Tetapi metode yang kini tengah disosialisasikan adalah bayi dikeringkan dengan lap. Lalu dibaringkan di dada ibunya. Ia akan mencari sendiri puting ibunya dan menyusu. Pada peristiwa menyusu tersebut stres pada bayi akibat trauma dikeluarkan dari rahim turun 50 persen dan kekebalannya meningkat 50 persen. Pada ibu yang melahirkan tingkat stresnya menurun hingga 70 persen. Selain itu bayi akan mendapatkan komposisi air susu yang paling tepat untuk dirinya.</p>
<p>sumber: Kompas Cyber Media, 6 November 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/' rel='bookmark' title='Annisa Pohan Menyusui Dini'>Annisa Pohan Menyusui Dini</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/asi-terbaik-untuk-bayi/' rel='bookmark' title='ASI, Terbaik untuk Bayi'>ASI, Terbaik untuk Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Annisa Pohan Menyusui Dini</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 00:51:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Selebriti Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[artis menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[imd]]></category>
		<category><![CDATA[inisiasi menyusui dini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Inisiasi menyusui dini efektif untuk menekan kemungkinan bayi meninggal sehabis dilahirkan. Hal inilah yang mendorong Annisa Pohan melakukan hal serupa. Mulyaningsih, ibu kandung Annisa Pohan mengatakan hal itu di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. &#8220;Annisa menyusui bayinya terlebih dahulu sebelum dimandikan. Ini untuk mencegah kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan,&#8221; tutur Mulyaningsih. Mulyaningsih juga [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/ingin-irit-annisa-trihapsari-pilih-asi/' rel='bookmark' title='Ingin Irit, Annisa Trihapsari Pilih ASI'>Ingin Irit, Annisa Trihapsari Pilih ASI</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/' rel='bookmark' title='Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi'>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Inisiasi menyusui dini efektif untuk menekan kemungkinan bayi meninggal sehabis dilahirkan. Hal inilah yang mendorong Annisa Pohan melakukan hal serupa.</strong></p>
<p>Mulyaningsih, ibu kandung Annisa Pohan mengatakan hal itu di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. &#8220;Annisa menyusui bayinya terlebih dahulu sebelum dimandikan. Ini untuk mencegah kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan,&#8221; tutur Mulyaningsih.</p>
<p>Mulyaningsih juga menjelaskan, kematian bayi akibat tak disusui ibu kandungnya sesaat setelah melahirkan mencapai 22 persen. Hingga kini bayi Annisa yang lahir secara cesar dan belum diberi nama, kondisinya baik-baik saja.<br />
<strong>Stv</strong></p>
<h5>sumber: tabloidnova.com</h5>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/ingin-irit-annisa-trihapsari-pilih-asi/' rel='bookmark' title='Ingin Irit, Annisa Trihapsari Pilih ASI'>Ingin Irit, Annisa Trihapsari Pilih ASI</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/' rel='bookmark' title='Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi'>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/' rel='bookmark' title='Keajaiban Satu Jam Pertama'>Keajaiban Satu Jam Pertama</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Satu Jam Pertama</title>
		<link>http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/</link>
		<comments>http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 10:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Selebriti Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[artis menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[asi eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[imd]]></category>
		<category><![CDATA[inisiasi menyusui dini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Pasangan vokalis Jikustik, Pongki Barata dan Sophie Navita, sedang berbahagia menyambut kelahiran putra kedua mereka, Radya Tuaro Putra Barata, pada Senin (23/7) pukul 01.16 lewat persalinan normal. Begitu lahir, bayi tidak dipisahkan, tetapi langsung ditaruh di dada ibu. Jadi, bayi hanya dilap, tidak dimandikan, vernix (lemak putih) masih menempel di tubuhnya. Semua tindakan invasif pada [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/' rel='bookmark' title='Annisa Pohan Menyusui Dini'>Annisa Pohan Menyusui Dini</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/' rel='bookmark' title='Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi'>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/vira-yuniar-asi-tetap-nomor-satu/' rel='bookmark' title='VIRA YUNIAR: ASI Tetap NOMOR Satu'>VIRA YUNIAR: ASI Tetap NOMOR Satu</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01"><strong>Pasangan vokalis Jikustik, Pongki Barata dan Sophie Navita, sedang berbahagia menyambut kelahiran putra kedua mereka, Radya Tuaro Putra Barata, pada Senin (23/7) pukul 01.16 lewat persalinan normal. </strong></p>
<p>Begitu lahir, bayi tidak dipisahkan, tetapi langsung ditaruh di dada ibu. Jadi, bayi hanya dilap, tidak dimandikan, vernix (lemak putih) masih menempel di tubuhnya. Semua tindakan invasif pada bayi, seperti suntikan dan pemberian vitamin, ditunda. &#8220;Aku dekap bayiku. Agar tidak kedinginan, kami diselimuti, bayiku dikenakan topi,&#8221; kata Sophie.</p>
<p>Kulit Sophie dan bayinya pun bersentuhan. Ia terus mengajak ngobrol, mengelus punggung bayinya, tanpa memaksa anaknya menyusu. Beberapa saat kemudian, bayi mulai mengangkat kepala, menoleh ke kiri dan kanan. Selama sekitar 25 menit, bayi itu berusaha mencari sendiri puting susu ibunya. &#8220;Kakinya mancal-mancal, tangan mulai bergerak. Tanpa diajari, bayiku merangkak di atas perut mencari puting susu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Bagi pasangan muda ini, inisiasi dini menyusu itu tidak terlupakan dan sulit digambarkan dengan kata-kata. Rasa letih dan kesakitan pun lenyap.</p>
<p>Proses inisiasi awal menyusu ini pun direkam kamera. Nantinya, hasil rekaman video itu akan digunakan untuk bahan penyuluhan. Sebab, inisiasi dini menyusu ini relatif baru dan belum dikenal luas di kalangan masyarakat dan tenaga medis. Padahal, inisiasi awal itu akan mengurangi tingkat stres bayi dan bisa menekan angka kematian bayi pada beberapa bulan pertama kehidupannya. Karena hal ini belum banyak dikenal, Sophie mengaku mempersiapkan diri sejak awal masa kehamilan.</p>
<p><strong>Dukungan keluarga</strong></p>
<p>Dukungan keluarga juga sangat penting dalam inisiasi dini. &#8220;Banyak perempuan yang saya temui mengurungkan niatnya melakukan inisiasi dini lantaran tidak didukung keluarga. Sebab, ada anggapan sebagian masyarakat bahwa proses menyusu itu natural sehingga tanpa perlu ada inisiasi dini,&#8221; kata perempuan usia 32 tahun ini.</p>
<p>Dibandingkan dengan kelahiran anak pertama, Rangga Namora Putra Barata (3 tahun 8 bulan), yang tanpa inisiasi awal menyusu, problem menyusui pada putra kedua ini jauh berkurang. Sebab, bayi lebih punya refleks menyusu dan ASI jadi lebih lancar. &#8220;Ini sangat berpengaruh pada kelancaran ASI. Banyak perempuan jadi bete karena anak susah disusui. Padahal, kalau bete, ASI jadi susah keluar,&#8221; tutur Sophie.</p>
<p><strong>Angka kematian bayi</strong></p>
<p>Unicef memperkirakan, pemberian ASI eksklusif sampai usia enam bulan dapat mencegah kematian 1,3 juta anak berusia di bawah lima tahun. Suatu penelitian di Ghana yang diterbitkan jurnal Pediatrics menunjukkan, 16 persen kematian bayi dapat dicegah melalui pemberian ASI pada bayi sejak hari pertama kelahirannya. Angka ini naik menjadi 22 persen jika pemberian ASI dimulai dalam satu jam pertama setelah kelahiran bayi.</p>
<p>&#8220;Lebih dari sepertiga kematian anak terjadi pada bulan-bulan pertama yang rawan dalam hidupnya,&#8221; kata Direktur Eksekutif Unicef Ann M Veneman. Setiap tahun, empat juta bayi meninggal pada 28 hari pertama setelah lahir. Masalah ini terutama sangat relevan di Sub-Sahara Afrika, yang punya angka kematian bayi tertinggi di dunia.</p>
<p>Pemberian ASI sejak dini atau segera seusai kelahiran dapat mencegah jumlah kematian bayi yang signifikan di negara berkembang. Menyusui satu jam pertama diperkirakan menyelamatkan satu juta nyawa bayi. &#8220;Pemberian ASI sejak dini dan memberi makanan bergizi bisa melindungi bayi terhadap penyakit mematikan,&#8221; kata Veneman.</p>
<p>&#8220;Kontak antara kulit ibu dan kulit bayi segera setelah lahir dan menyusu sendiri dalam satu jam pertama kehidupan sangat penting,&#8221; kata dr Utami Roesli SpA dari Sentra Laktasi Indonesia. Selain itu, bayi jadi lebih tenang, kurang stres, pernapasan dan detak jantungnya lebih stabil. Bayi akan tercemar lebih dulu oleh bakteri dari ibu yang tidak berbahaya atau ada antinya di ASI ibu. Bakteri ini akan membuat koloni di usus dan kulit bayi menyaingi bakteri yang lebih ganas dari lingkungan. &#8220;Bayi juga mendapat kolostrum, cairan emas kaya antibodi, dan zat-zat penting untuk kelangsungan hidup bayi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sentuhan, emutan, dan jilatan bayi pada puting ibu akan merangsang keluarnya oksitosin yang penting untuk menyebabkan rahim berkontraksi sehingga membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi perdarahan pada ibu. Sentuhan itu juga merangsang hormon lain yang membuat ibu jadi tenang, relaks dan mencintai bayi, serta merangsang pengaliran ASI dari payudara.</p>
<p>Sayangnya, di Indonesia hanya delapan persen ibu memberi ASI eksklusif kepada bayinya sampai berumur enam bulan dan hanya empat persen bayi disusui ibunya dalam waktu satu jam pertama setelah kelahirannya. Padahal, diperkirakan sekitar 30.000 kematian bayi baru lahir (usia di bawah 28 hari) di Indonesia dapat dicegah melalui pemberian ASI pada satu jam pertama setelah lahir.</p>
<p>Penerapan inisiasi dini juga terbentur kendala maraknya penggunaan susu formula di rumah sakit, termasuk terhadap bayi baru lahir. Hal ini disebabkan ketidaktahuan petugas kesehatan dan gencarnya promosi susu formula ke tempat layanan kesehatan meski melanggar kode etik pemasaran susu formula. &#8220;Di beberapa negara, seperti Kuwait, pemerintah setempat telah melarang pemasaran susu formula di rumah sakit,&#8221; kata Utami.</p>
<p><strong>Tata laksana</strong></p>
<p>&#8220;Pada jam pertama bayi menemukan payudara ibunya, ini awal hubungan menyusui berkelanjutan dalam kehidupan antara ibu dan bayi menyusu,&#8221; kata Utami. Kontak dengan bayi sejak dini itu membuat menyusui menjadi dua kali lebih lama, bayi lebih jarang infeksi, dan pertumbuhannya lebih baik. Di Indonesia, pemberian ASI dini dua hingga delapan kali menjadikan kemungkinan memberi ASI eksklusif lebih besar.</p>
<p>Inisiasi dini yang kurang tepat adalah menyorongkan mulut bayi ke puting ibunya untuk disusui segera setelah lahir saat bayi belum siap minum. Ini bisa mengurangi tingkat keberhasilan inisiasi awal menyusu. Bayi baru menunjukkan kesiapan untuk minum 30-40 menit setelah dilahirkan. Pada persalinan dengan operasi, inisiasi dini butuh waktu hingga lebih dari satu jam dengan tingkat keberhasilan 50 persen.</p>
<p>Dalam inisiasi dini, perlu ada pendamping ibu saat melahirkan, tidak memakai obat kimiawi dalam menolong ibu saat melahirkan. Ibu dibiarkan menentukan cara dan posisi melahirkan. &#8220;Begitu lahir, keringkan bayi secepatnya tanpa menghilangkan vernix atau lemak yang menyamankan kulit bayi, lalu ditengkurapkan di atas dada atau perut ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Keduanya diselimuti. Jika perlu, bayi dikenakan topi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Bayi dibiarkan mencari puting susu ibu sendiri. Ibu dapat merangsang bayi dengan sentuhan lembut. Jika perlu, ibu boleh mendekatkan bayi pada puting, tetapi jangan memaksakan bayi ke puting susu. Bayi dibiarkan dalam posisi bersentuhan dengan kulit ibu sampai proses menyusu pertama selesai. &#8220;Prosedur invasif harus ditunda.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: Evy Rachmawati<br />
<strong>diambil dari</strong>: Kompas Cyber Media, 03 Agustus 2007</p>
<p></span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/annisa-pohan-menyusui-dini/' rel='bookmark' title='Annisa Pohan Menyusui Dini'>Annisa Pohan Menyusui Dini</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/inisiasi-menyusui-dini-cegah-kematian-bayi/' rel='bookmark' title='Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi'>Inisiasi Menyusui Dini Cegah Kematian Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/selebriti-menyusui/vira-yuniar-asi-tetap-nomor-satu/' rel='bookmark' title='VIRA YUNIAR: ASI Tetap NOMOR Satu'>VIRA YUNIAR: ASI Tetap NOMOR Satu</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/manfaat-asi/keajaiban-satu-jam-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

