<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menyusui.net &#187; kandungan susu formula</title>
	<atom:link href="http://menyusui.net/tag/kandungan-susu-formula/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menyusui.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 05:01:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Susu Formula Merusak Usus Bayi</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 22:35:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri susu formula]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[MALANG, KOMPAS - Sekitar 55,19 persen dari 18.000 ibu melahirkan di Kota Malang pada tahun 2006 lebih memilih susu kaleng bagi bayinya sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Padahal susu kaleng justru bisa merusak fili-fili (rambut halus) usus bayi dan bisa mengganggu kesehatan bayi. ”Yang terbaik bagi bayi adalah ASI. Seberapa mahalnya pun susu kaleng [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Sebelum Memberi Susu Formula'>Sebelum Memberi Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01"><strong>MALANG, KOMPAS -</strong> Sekitar 55,19 persen dari 18.000 ibu melahirkan di Kota Malang pada tahun 2006 lebih memilih susu kaleng bagi bayinya sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Padahal susu kaleng justru bisa merusak fili-fili (rambut halus) usus bayi dan bisa mengganggu kesehatan bayi.</p>
<p>”Yang terbaik bagi bayi adalah ASI. Seberapa mahalnya pun susu kaleng tidak bisa menggantikan ASI, karena ASI dilengkapi antibody yang berguna bagi psikologis dan fisik bayi. Sedangkan susu kaleng justru bisa merusak fili-fili usus bayi saat pertama kali ia lahir langusng mendapatkan susu kaleng,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Asih Tri Rachmi, Minggu (2/12) di Malang.</p>
<p>Jika fili-fili  usus bayi rusak, menurut Asih akan menyebabkan feses bayi menjadi keras.  Akibatnya bisa memicu ambeien atau pendarahan pada bayi, dan jika parah bisa menyebabkan keracunan dalam tubuh bayi karena sistem sekresinya terganggu. ”Kalau fili-fili ini sudah rusak, maka perlu waktu lebih kurang seminggu untuk kembali bisa beradaptasi dengan normal,” ujar Asih.</p>
<p>Saat ini di Kota Malang menurut Asih masih sekitar 50 persen dari 18.000 ibu melahirkan (data 2006) yang menyusui bayinya sendiri. ”Keberhasilan memberikan ASI eksklusif selama enam bulan bukan hanya ada pada si ibu, namun juga lingkungan. Untuk itu perlu dukungan lingkungan agar pemberian ASI eksklusif bisa berhasil,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu upaya yang bisa dilakukan agar pemberian ASI eksklusif bisa berhasil adalah dengan inisiasi dini menyusui. Caranya adalah dengan menaruh bayi di dada sang ibu persis setelah dilahirkan. Saat itu bayi belum dibersihkan, namun hanya sekedar dikeringkan tubuhnya saja. ”Perlakuan alami seperti ini akan membuat bayi dengan refleknya bergerak mencari puting susu ibunya. Dan 100 persen bayi yang dicoba seperti ini bisa menyusu pada ibunya, rata-rata dalam kurun waktu maksimal 1 jam,” ujar Asih. Menurutnya, bayi usai dilahurkn bisa bertahan hingga 10 jam tanpa minum susu.</p>
<p>Jika usai dilahirkan bayi dipisahkan dari ibunya, maka menurut penelitian hanya 20 persen dari bayi-bayi itu yang berhasil memberikan ASI eksklusif. ”Kalau kita lihat, kucing dan anjing usai melahirkan juga tidak dibantu perawat. Toh ana-anak mereka bisa menyusu,” ujar Asih menggambarkan bahwa sejak lahir bayi diberi insting untuk bertahan hidup.</p>
<p>Pemberian ASI selama ini menjadi salah satu indikator keluarga sadar gizi. Dari 855 sampel di Kota Malang, baru 235 keluarga di antaranya yang termasuk sadar gizi. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Malang pun masih sekitar 55,19 persen dari target 80 persen.</p>
<p></span></p>
<p><strong>Laporan Wartawan Kompas Dahlia Irawati</strong><br />
sumber: Kompas Cyber Media, 2 Desember 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/sebelum-memberi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Sebelum Memberi Susu Formula'>Sebelum Memberi Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 23:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Kompas &#8211; Masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air diimbau tidak panik dengan kenaikan harga susu di tingkat konsumen, khususnya susu formula. Sebab, kebutuhan gizi anak di bawah usia lima tahun bisa dipenuhi melalui pemberian air susu ibu dan makanan pendamping air susu ibu. &#8220;Meningkatnya harga susu formula seharusnya membuat masyarakat kembali menyusui bayi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Kompas &#8211; Masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air diimbau tidak panik dengan kenaikan harga susu di tingkat konsumen, khususnya susu formula. Sebab, kebutuhan gizi anak di bawah usia lima tahun bisa dipenuhi melalui pemberian air susu ibu dan makanan pendamping air susu ibu.</p>
<p>&#8220;Meningkatnya harga susu formula seharusnya membuat masyarakat kembali menyusui bayi dengan air susu ibu (ASI). Sebab, ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. Kandungan lemak, karbohidrat, zat gizi lain, terutama zat antibodi, dalam ASI tidak akan diperoleh dalam susu formula mana pun,&#8221; kata Wakil Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Rahmah Housniati, Kamis (5/7) di Jakarta.</p>
<p>Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), cakupan ASI eksklusif enam bulan menurun dari 42,5 persen (1997) menjadi 39,5 persen (2002). Sementara penggunaan susu formula justru meningkat lebih dari tiga kali lipat selama lima tahun dari 10,8 persen (1997) menjadi 32,5 persen (2002).</p>
<p>Di tempat terpisah, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan, pemerintah akan memasok makanan pendamping (MP) ASI berupa biskuit dan bubuk ke seluruh pos pelayanan terpadu di Indonesia. Persediaan penyangga MP-ASI di tiap provinsi akan dibagikan kepada keluarga miskin.</p>
<p>Pemerintah berencana melancarkan operasi pasar terkait harga susu dan sedang mempertimbangkan kemungkinan mendirikan pabrik susu. &#8220;Pemerintah tidak perlu punya satu badan usaha dagang. Kalau punya pabrik, bukan berupa perseroan terbatas (PT), tetapi berbentuk badan layanan umum,&#8221; kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie.</p>
<p>Direktur Bina Gizi Masyarakat Ina Hernawati menuturkan, kenaikan harga susu seharusnya tidak menimbulkan kepanikan masyarakat. Sebab, bayi usia nol hingga enam bulan idealnya mendapat ASI secara eksklusif. Usia 6-24 bulan, bayi tetap diberi ASI ditambah MP-ASI. &#8220;Setelah dua tahun, balita dapat diperkenalkan dengan makanan keluarga bergizi seimbang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Departemen Kesehatan memutuskan tidak menyediakan susu murah, tetapi mengirim sekitar 5.000 ton biskuit dan ribuan ton MP-ASI bubuk ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota di seluruh provinsi sejak Kamis (5/7). Bantuan didistribusikan ke posyandu.</p>
<p>&#8220;Kami akan membuat surat edaran ke dinkes provinsi untuk menggunakan persediaan penyangga (buffer stock) MP-ASI yang ada,&#8221; tambahnya. Di wilayah DKI Jakarta, Depkes mengirim 87 ton MP-ASI dan 180 ton biskuit ke 3.673 posyandu.</p>
<p>Guru besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor Prof Ali Khomsan menyatakan, masyarakat dapat beralih ke susu UHT (ultra high temperature) dan susu sapi segar. &#8220;Apalagi untuk anak di atas usia satu tahun sudah dapat minum susu sapi segar yang lebih murah daripada susu UHT,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: LOK/EVY<br />
<strong>diambil dari</strong>: Kompas Cyber Media, 06 Juli 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/' rel='bookmark' title='Waspadai Promosi Susu Formula'>Waspadai Promosi Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/bahayanya-pemberian-bantuan-susu-formula/' rel='bookmark' title='Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula'>Bahayanya Pemberian Bantuan Susu Formula</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai Promosi Susu Formula</title>
		<link>http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/</link>
		<comments>http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 22:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ILoveASI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.net/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini makin banyak pilihan produk dan merek susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan. Meski begitu, sebaiknya orangtua yang memiliki bayi pada usia tersebut harus ekstra hati-hati saat hendak memutuskan memilih susu formula. Sudah sangat sering diulas oleh dokter anak maupun ahli gizi anak bahwa satu-satunya makanan terbaik untuk bayi berusia 0 [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="bodytext01">Dewasa ini makin banyak pilihan produk dan merek susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan. Meski begitu, sebaiknya orangtua yang memiliki bayi pada usia tersebut harus ekstra hati-hati saat hendak memutuskan memilih susu formula.</span></p>
<p>Sudah sangat sering diulas oleh dokter anak maupun ahli gizi anak bahwa satu-satunya makanan terbaik untuk bayi berusia 0 hingga 6 bulan adalah air susu ibu (ASI). Bahkan para ahli sangat menyarankan agar para ibu memberikan ASI eksklusif atau tak memberi asupan makanan apa pun kepada bayi kecuali ASI selama enam bulan pertama sejak bayi lahir.</p>
<p>&#8220;Sayangnya, pemberian ASI eksklusif ini belum jadi gaya hidup keluarga di berbagai lapisan masyarakat. Padahal, menyusui merupakan cara terbaik dan paling ideal dalam pemberian makanan bayi baru lahir dan bagian tak terpisahkan dari proses reproduksi,&#8221; kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia DKI Jakarta (IDAI Jaya) dr Badriul Hegar SpA (K) (Kompas, 1 April 2006).</p>
<p>Ada berbagai macam alasan yang dikemukakan para ibu untuk tidak memberikan ASI eksklusif, misalnya karena sang ibu bekerja sehingga tidak sempat menyusui bayi secara teratur. &#8220;Saya sengaja memberi susu formula sejak awal, karena nanti setelah cuti hamilnya habis kan saya enggak bisa memberi ASI secara teratur lagi,&#8221; ujar Dewi (31), pialang saham, yang baru saja melahirkan anak pertamanya sebulan lalu.</p>
<p>Belum terbiasanya masyarakat memberikan ASI eksklusif kepada bayi ini menjadi celah pemasaran yang bisa dimanfaatkan produsen susu formula. Selain itu, para produsen juga memberi iming-iming berbagai vitamin dan zat gizi tambahan ke dalam produk mereka, seperti DHA dan AA, yang sering diklaim dapat membantu perkembangan otak bayi.</p>
<p><strong>Ada dalam ASI</strong></p>
<p>Menurut dr IG Ayu Pratiwi Surjadi SpA,MARS, anggota Satuan Tugas ASI IDAI Jaya, DHA (docosahexaenoic acid) dan AA (arachidonic acid/asam arakidonat) memang sangat dibutuhkan bayi, khususnya dalam dua tahun pertama perkembangannya. &#8220;Otak manusia sebenarnya sudah terbentuk 90 persen saat lahir. Setelah kelahiran kemudian terjadi mielinisasi dan sinaptogenesis dalam otak,&#8221; papar dokter yang akrab dipanggil Tiwi ini.</p>
<p>Proses mielinisasi adalah pembentukan selaput mielin atau selimut serabut saraf yang membutuhkan laktosa atau zat gula dari susu. Sementara proses sinaptogenesis adalah proses pembentukan susunan sistem saraf pusat yang membutuhkan DHA dan AA.</p>
<p>&#8220;Namun, zat-zat tersebut baru aktif bila ada enzim yang menyertai. Laktosa baru aktif dalam proses mielinisasi jika ada enzim laktase yang menyertai, sementara DHA/AA baru aktif dalam sinaptogenesis saat ada enzim lipase karena DHA/AA pada dasarnya adalah asam lemak,&#8221; ungkap Tiwi.</p>
<p>Tiwi menambahkan, baik laktosa maupun DHA/AA hanya hadir lengkap dengan enzim-enzimnya dalam ASI. &#8220;Susu formula jenis apa pun, semahal apa pun, meski dibuat semirip mungkin dengan ASI, tetap saja tak ada enzimnya. Jadi, satu-satunya nutrisi terbaik untuk bayi memang hanya ASI,&#8221; katanya.</p>
<p>Tiwi menambahkan, akibat gencarnya promosi susu formula, banyak anggota masyarakat yang mengira DHA/AA tak terkandung dalam ASI. &#8220;Jadi, tolong tekankan DHA/AA yang terbaik itu justru ada di dalam ASI. Komponen apa pun yang dipromosikan ada di dalam susu formula, semuanya sudah ada di ASI,&#8221; kata Tiwi.</p>
<p><strong>Mitos dan promosi</strong></p>
<p>Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Husna Zahir juga mengatakan, pihaknya sama sekali tidak merekomendasikan pemberian susu formula kepada bayi.</p>
<p>&#8220;Susu formula hanya diberikan dalam kondisi-kondisi tertentu yang sangat darurat. Di luar itu, pemakaian susu formula hanya pemborosan belaka,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Husna juga mengungkapkan adanya mitos bahwa bayi sehat adalah bayi yang gemuk. Sementara bayi yang diberi ASI eksklusif memang cenderung tidak menjadi gemuk. &#8220;Mereka kemudian menambahkan susu formula agar bayinya gemuk. Padahal, bayi sehat tidak harus gemuk. Itu cuma mitos,&#8221; ujar Husna.</p>
<p>Husna mengingatkan, kondisi bayi baru lahir masih sangat rentan sehingga harus ekstra hati-hati saat memberi zat makanan dari luar.</p>
<p>&#8220;Klaim-klaim dari produsen bahwa susu formulanya dapat memberi berbagai dampak positif bagi bayi perlu dipertanyakan lebih lanjut. Misalnya, informasi dosis atau jumlah yang tepat supaya dampak tersebut akan terjadi. Selama ini banyak orang merasa aman apabila sudah mengonsumsi susu tersebut karena termakan promosi,&#8221; tambah Husna.</p>
<p>Di atas semuanya, ia juga menyarankan agar masyarakat waspada terhadap penawaran-penawaran susu formula di tempat-tempat pelayanan kesehatan. &#8220;Sekarang ini banyak rumah bersalin yang menawarkan susu formula kepada orangtua bayi yang baru lahir. Itu sebenarnya melanggar kode etik,&#8221; katanya.</p>
<p>Kode etik yang dimaksud Husna adalah Kode Internasional Pemasaran Produk Pengganti ASI (International Code of Marketing of Breast-milk Substitutes) yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1981 lalu.</p>
<p>&#8220;Pemasaran produk susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan seharusnya diatur secara tegas. Kalau perlu ada pelarangan promosi susu formula di tempat-tempat pelayanan medis resmi,&#8221; ujarnya tegas.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Kompas<br />
<strong>Penulis</strong>: Dahono Fitrianto<br />
<strong>diambil dari</strong>: Kompas Cyber Media, 21 Mei 2007</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/atasi-dampak-kenaikan-harga-susu-formula/' rel='bookmark' title='Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula'>Atasi Dampak Kenaikan Harga Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/manfaat-asi/air-susu-ibu-versus-susu-formula/' rel='bookmark' title='Air Susu Ibu Versus Susu Formula'>Air Susu Ibu Versus Susu Formula</a></li>
<li><a href='http://menyusui.net/susu-formula/susu-formula-merusak-usus-bayi/' rel='bookmark' title='Susu Formula Merusak Usus Bayi'>Susu Formula Merusak Usus Bayi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.net/susu-formula/waspadai-promosi-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

